Ryan Merlen Buka Jalan Kemenangan STVV, Cercle Brugge Gagal Manfaatkan Tekanan

Ryan Merlen menjadi fondasi kemenangan STVV 3-1 atas Cercle Brugge dengan dua gol pada babak pertama. Ia mencetak gol pada menit pertama dan kembali membobol gawang tuan rumah pada menit ke-37.

Dua gol itu membuat STVV selalu mampu mengambil kembali kendali setelah Cercle Brugge sempat menyamakan kedudukan. Nelson Ishiwatari kemudian memastikan keunggulan tim tamu melalui gol pada menit ke-47.

Merlen membuka skor begitu pertandingan dimulai di Stadion Jan Breydel. Gol cepat tersebut memberi STVV keuntungan besar dalam laga pekan kedua Liga Belgia.

Cercle Brugge menemukan gol balasan melalui Steve Ngoura pada menit ke-28. Akan tetapi, posisi imbang itu hanya bertahan sembilan menit sebelum Merlen kembali membawa STVV memimpin.

Pencetak GolTimMenit
Ryan MerlenSTVV1
Steve NgouraCercle Brugge28
Ryan MerlenSTVV37
Nelson IshiwatariSTVV47

Serangan STVV Berbuah Gol Ketiga

Gol kedua Merlen tercipta setelah serangan yang dibangun bersama Sebaoui dan Vanwesemael. Keterlibatan dua pemain itu berlanjut ketika STVV menciptakan gol ketiga di awal babak kedua.

Ishiwatari melepaskan tendangan ke sudut atas gawang Cercle Brugge pada menit ke-47. Kiper lawan tidak mampu menjangkau bola, sehingga STVV menjauh dengan skor 3-1.

Gol itu menempatkan Cercle Brugge dalam situasi sulit karena mereka harus mengejar selisih dua gol. Tuan rumah tetap meningkatkan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang pada sisa pertandingan.

Peluang Tuan Rumah Tidak Mengubah Hasil

Cercle Brugge mengumpulkan 2,20 expected goals sepanjang pertandingan. Meski angka tersebut menunjukkan besarnya tekanan, mereka hanya mencetak satu gol melalui Ngoura.

Ngoura sempat memiliki peluang tambahan lewat sundulan yang belum menemui sasaran. Martens juga gagal memaksimalkan tembakan karena Kokubo mampu melakukan penyelamatan.

Peluang besar lainnya datang dari Vanzeir, tetapi sepakannya membentur tiang gawang. Martens juga belum berhasil mencetak gol pertamanya di level profesional.

Wasit dan VAR sempat memeriksa beberapa insiden selama pertandingan berlangsung. Protes Cercle Brugge mengenai kemungkinan penalti tidak menghasilkan perubahan keputusan maupun hadiah penalti.

Seluruh gol STVV tetap berlaku hingga peluit akhir. Kemenangan 3-1 itu ditentukan oleh gol cepat Merlen, responsnya setelah skor imbang, serta penyelesaian Ishiwatari pada awal babak kedua.

Baca Juga