Real Madrid Incar Haaland saat City Berubah, Nilai Rp 4,5 Triliun Jadi Penghalang

Real Madrid dikaitkan dengan Erling Haaland ketika Manchester City menghadapi kemungkinan perubahan besar di dalam skuad dan staf pelatih. Namun, City disebut telah menyiapkan banderol 220 juta Euro, sekitar Rp 4,5 triliun, sebagai penghalang untuk setiap upaya transfer pada musim panas 2027.

Nilai itu menunjukkan bahwa City tetap memandang Haaland sebagai fondasi utama tim, terlepas dari berbagai spekulasi di sekitarnya. Penyerang Norwegia tersebut masih menjadi salah satu pemain paling produktif di Premier League sejak tiba pada 2022.

Rumor Muncul di Tengah Dinamika City

Pep Guardiola disebut akan mengakhiri masa baktinya setelah 10 tahun bersama Manchester City. Kemungkinan perubahan itu menjadi salah satu latar yang membuat masa depan sejumlah pemain penting ikut diperbincangkan.

Kevin De Bruyne telah hengkang pada musim lalu. John Stones dan Bernardo Silva juga disebut meninggalkan klub untuk bergabung dengan Inter Milan dan Real Madrid.

Rodri dikabarkan menyatakan keinginan pindah ke Barcelona. Barcelona disebut telah melayangkan tawaran resmi sebesar 60 juta Euro ditambah bonus untuk gelandang tersebut.

Rangkaian perubahan tersebut belum berarti City akan menjual Haaland. Justru, situasi itu dapat memperbesar kebutuhan klub untuk mempertahankan pemain yang masih memberikan dampak besar di lini depan.

Kontrak Panjang dan Rekor Gol

Haaland masih terikat kontrak dengan City hingga 2034, sehingga klub tidak berada dalam posisi harus segera mengambil keputusan penjualan. Kontrak itu memberi City kendali yang besar terhadap setiap kemungkinan negosiasi.

Pemain berusia 25 tahun tersebut telah mengoleksi 112 gol dari 132 penampilan Premier League. Catatan itu menjadi dasar penting bagi nilai tinggi yang dikaitkan dengan namanya.

AspekDetail
Durasi kontrakHingga 2034
Usia Haaland25 tahun
Rekor Premier League112 gol dari 132 penampilan
Nilai rumor transfer220 juta Euro atau sekitar Rp 4,5 triliun

Joleon Lescott menilai City memiliki alasan kuat untuk tidak melepas Haaland. Menurut mantan bek City itu, minat menuju Real Madrid dapat dimengerti karena nama besar klub tersebut, tetapi bukan berarti transfer akan mudah terjadi.

“Bahkan pemain dari Manchester, pemain dari Inggris, tertarik ke Real Madrid karena itu Real Madrid,” kata Lescott. Ia menyebut Haaland akan berada pada nilai terbaiknya ketika klub lain mencoba memboyongnya.

“Mereka tidak akan menjualnya karena dia tidak mencetak gol, jadi dia akan berada di puncak kemampuannya, di salah satu tim terbaik di dunia,” ujar Lescott. Pandangan itu memperkuat gambaran bahwa City tidak akan melepas sang penyerang dengan alasan performa.

Mbappe Menjadi Pertimbangan Madrid

Real Madrid juga tidak hanya perlu menghadapi besarnya nilai transfer. Michael Owen menilai keberadaan Kylian Mbappe membuat rencana mendatangkan Haaland menjadi rumit dari sisi biaya dan taktik.

“Selama mereka memiliki Mbappe, saya tidak bisa melihat mereka mengeluarkan uang sebanyak itu,” kata Owen. Ia menilai penempatan Mbappe bersama Vinicius Junior saja sudah memunculkan perdebatan, sehingga kehadiran Haaland dapat menambah persoalan.

Owen berpendapat dua pemain dengan status penyerang terbaik dunia tidak mudah dipadukan dalam satu skuad. “Saya pikir itu salah satu atau yang lain, sejujurnya,” tuturnya.

Alfie Haaland mengatakan putranya bahagia di City dan memiliki kontrak panjang. Meski ia mengakui bahwa “setiap pemain pasti mau main buat Real Madrid,” masa depan Haaland saat ini tetap berada dalam kendali Manchester City.

Baca Juga