Vietnam menolak menganggap semifinal di Kuala Lumpur akan menjadi lebih mudah meski Malaysia sedang dihantam masalah personel. Kapten Nguyen Quang Hai menegaskan laga tandang tetap memerlukan disiplin dan konsentrasi penuh.
“Tidak ada lawan yang mudah, terlebih lagi bermain di laga tandang,” kata Quang Hai. Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa Vietnam tidak ingin terlena oleh keterbatasan yang dialami calon lawannya.
Tim asuhan Kim Sang-sik membawa target mempertahankan gelar Piala AFF 2026. Karena itu, hasil positif pada leg pertama dipandang penting untuk membangun pijakan sebelum melanjutkan perjuangan di fase semifinal.
Pengalaman Quang Hai Menjadi Modal Vietnam
Quang Hai datang sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di dalam skuad. Gelandang berusia 29 tahun itu telah mencatatkan 84 penampilan untuk tim nasional Vietnam, jumlah yang disebut tertinggi di skuad saat ini.
Pemain dengan tinggi 168 cm tersebut menilai perjuangan bersama tim nasional sebagai sebuah kehormatan. Ia juga menyebut keinginan meraih lebih banyak gelar sebagai dorongan untuk tidak menyerah dalam latihan dan pertandingan.
“Kami ingin membawa lebih banyak gelar untuk Vietnam dan menembus panggung internasional yang lebih besar lagi,” ujar Quang Hai. Vietnam membutuhkan ketenangan serta ketelitian untuk mengatasi tekanan sebagai tim tamu di Kuala Lumpur.
Malaysia Kehilangan Opsi Utama
Di sisi lain, Malaysia harus menata ulang lini tengah setelah Wan Kuzain dipanggil kembali oleh Sporting JAX. Ia meninggalkan tim pada 10 Agustus dan dipastikan tidak tersedia hingga akhir turnamen.
Kepergian itu terjadi sehari setelah Wan Kuzain menunjukkan peran pentingnya dalam kemenangan Malaysia atas Filipina. Ia mencetak gol tendangan bebas ketika Malaysia menang 2-1 dalam pertandingan terakhir fase grup.
Tan Cheng Hoe juga menghadapi cedera yang dialami Aliff Haiqal. Endrick Dos Santos, Jimmy Raymond, Fazrul Amir Zaman, Engku Shakir, dan Mohamadou Sumareh turut masuk dalam daftar pemain yang diperkirakan absen atau masih diragukan.
| Nama Pemain | Status Menjelang Semifinal | Informasi Tersedia |
|---|---|---|
| Wan Kuzain | Tidak tersedia | Dipanggil kembali oleh Sporting JAX hingga akhir turnamen |
| Aliff Haiqal | Cedera | Menambah persoalan lini tengah |
| Endrick Dos Santos | Diragukan atau berpotensi absen | Kondisinya belum pasti |
| Jimmy Raymond | Diragukan atau berpotensi absen | Kondisinya belum pasti |
| Fazrul Amir Zaman | Diragukan atau berpotensi absen | Kondisinya belum pasti |
| Engku Shakir | Diragukan atau berpotensi absen | Kondisinya belum pasti |
| Mohamadou Sumareh | Diragukan atau berpotensi absen | Kondisinya belum pasti |
Menurut Sumbawanews.com, enam hingga tujuh pemain inti Malaysia terancam tidak dapat dimainkan. Situasi tersebut membuat Tan Cheng Hoe memiliki ruang yang lebih terbatas dalam menentukan komposisi terbaik.
“Situasi ini tentu akan melemahkan tim, khususnya di sektor tengah,” kata Cheng Hoe. Ia menyebut adanya dua atau tiga pemain lain yang juga mengalami kendala.
Malaysia tetap mengandalkan semangat pemain yang tersedia untuk mencari keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Namun, lini tengah akan menjadi titik perhatian utama saat menghadapi Vietnam yang datang dengan kapten berpengalaman dan fokus tinggi.
Bagi Vietnam, krisis lawan bukan alasan untuk mengendurkan persiapan. Tim juara bertahan itu tetap harus mengelola laga tandang dengan cermat demi membawa hasil yang menguntungkan dari Kuala Lumpur.






