Pusat Gempa M 6,2 Berjarak 82 Km dari Parigi Moutong, BMKG Pastikan Aman Tsunami

Pusat gempa M 6,2 yang mengguncang Parigi Moutong berada sekitar 82 kilometer di barat daya wilayah tersebut. BMKG memastikan gempa yang terjadi Sabtu malam itu tidak berpotensi tsunami.

Guncangan tercatat terjadi pada pukul 23.25 WIB dengan kedalaman pusat gempa 44 kilometer. Informasi awal juga menempatkan titik gempa pada koordinat 0,25 Lintang Utara dan 120,22 Bujur Timur.

Parameter Gempa yang Disampaikan BMKG

BMKG membagikan data kejadian melalui akun X resminya. Data itu mencakup waktu, kekuatan, koordinat, lokasi relatif, serta kedalaman gempa.

Keterangan mengenai tidak adanya potensi tsunami menyertai pembaruan tersebut. Laporan awal yang tersedia tidak mencantumkan informasi lain mengenai dampak gempa di sekitar Parigi Moutong.

ParameterKeterangan
Waktu23.25 WIB
KekuatanM 6,2
Koordinat0,25 LU dan 120,22 BT
Kedalaman44 km

Gempa Terakhir pada Sabtu Itu

Peristiwa di Sulawesi Tengah terjadi paling akhir dalam rangkaian tiga gempa besar yang disebut pada Sabtu. Sebelumnya, gempa M 7,7 tercatat terjadi di Nusa Tenggara Timur pada pagi hari.

Gempa di Nusa Tenggara Timur berlangsung pada pukul 04.58 WIB. Peristiwa itu menjadi gempa dengan magnitudo terbesar dalam rangkaian kejadian yang tercatat pada hari tersebut.

Pada sore hari, Simalungun di Sumatera Utara juga mengalami gempa M 6,4. Guncangan itu terjadi pada pukul 17.54 WIB, sebelum gempa M 6,2 terjadi di barat daya Parigi Moutong.

Urutan kejadianWilayahData utama
PagiNusa Tenggara TimurM 7,7, 04.58 WIB
SoreSimalungun, Sumatera UtaraM 6,4, 17.54 WIB
MalamBarat daya Parigi MoutongM 6,2, 23.25 WIB

Penegasan Tidak Berpotensi Tsunami

Status tidak berpotensi tsunami menjadi poin penting dalam informasi BMKG mengenai gempa Parigi Moutong. Pusat gempanya berada puluhan kilometer dari wilayah tersebut dan berada di kedalaman 44 kilometer.

Informasi ini merujuk pada pembaruan BMKG yang dikutip CNN Indonesia. Hingga data awal itu disampaikan, keterangan yang tersedia berfokus pada parameter kejadian dan pernyataan bahwa tsunami tidak berpotensi terjadi.

Rangkaian gempa dari pagi hingga malam memperlihatkan adanya tiga kejadian bermagnitudo lebih dari 6 di wilayah yang berbeda. Gempa Parigi Moutong menjadi kejadian penutup dalam catatan tersebut.

Baca Juga