Kehilangan Jorge Messi, Privasi Lionel Messi Jadi Prioritas Inter Miami

Privasi Lionel Messi menjadi perhatian utama Inter Miami setelah pemain asal Argentina itu kehilangan ayahnya, Jorge Messi. Pelatih Guillermo Hoyos menyatakan bahwa sang pemain membutuhkan ketenangan, bukan tekanan dari pertanyaan mengenai kehidupan pribadinya.

Hoyos menegaskan duka tidak dapat disederhanakan melalui penampilan di lapangan atau kehadiran dalam sesi latihan. Karena itu, klub berupaya tetap menjalankan agenda tim sambil menghormati kebutuhan Messi untuk melewati masa kehilangan.

Inter Miami Menjaga Batas Personal

Menurut Hoyos, setiap orang menghadapi duka dengan proses yang berbeda dan bertahap. Ia meminta lingkungan sekitar Messi untuk memberikan dukungan tanpa menuntut penjelasan mengenai kondisi emosionalnya.

"Dia hanyalah seorang manusia yang sedang melalui masa sulit, dan itu adalah hal yang sepenuhnya wajar, serta kami menghormatinya sepenuh mungkin," tutur Hoyos. Pernyataan itu menegaskan posisi Inter Miami dalam menjaga batas pribadi pemainnya.

Hoyos juga menilai keheningan dapat menjadi bentuk dukungan yang paling berarti dalam situasi tersebut. Ia mengingatkan bahwa kehadiran tanpa tekanan dapat membantu seseorang menemukan jalan ke depan.

"Kita perlu berdiri di sisinya, berbagi dalam keheningan itu; bagi saya, keheningan itu penting, itu membantu seseorang akhirnya menemukan jalan ke depan," kata Hoyos. Ia menyebut terdapat rasa sakit mendalam yang tidak akan berubah dalam semalam.

Jorge Messi dan Ikatan Keluarga Sang Bintang

Jorge Messi merupakan figur penting dalam karier putranya sejak masa muda. Ia dikenal sebagai agen sekaligus pendukung utama yang menyertai perjalanan Messi hingga menjadi salah satu bintang sepak bola dunia.

Messi menyampaikan penghormatan emosional kepada ayahnya melalui unggahan Instagram. "Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan tanpa ayah saya," tulis Messi dalam pesan tersebut.

Unggahan itu memperlihatkan besarnya peran Jorge Messi dalam kehidupan pribadi dan profesional putranya. Messi juga mengutarakan ketidakpastian mengenai kelanjutan karier sepak bolanya setelah kehilangan tersebut.

Agenda Tim Tetap Berjalan

Di tengah masa duka, Messi sempat pulang ke Rosario untuk menghadiri pemakaman sang ayah. Setelah itu, ia kembali ke Miami untuk melanjutkan aktivitas bersama Inter Miami.

WaktuPeristiwaRincian
Sabtu, 8 Agustus 2026Jorge Messi meninggal duniaKepergian ayah Messi terjadi di Rosario.
MingguPemakaman di RosarioMessi pulang untuk menghadiri pemakaman.
Kamis, 13 AgustusLaga Club LeonInter Miami kalah 2-3 di Leagues Cup.
Jumat, 14 AgustusSesi latihanLatihan menjelang pertandingan MLS melawan Nashville.
Minggu, 16 AgustusLaga NashvilleJadwal MLS berlangsung pada pagi WIB.

Messi tampil ketika Inter Miami menghadapi Club Leon pada Kamis, 13 Agustus, meski timnya harus menerima kekalahan 2-3. Sehari kemudian, pemain berusia 39 tahun itu mengikuti latihan sebagai persiapan menghadapi Nashville.

Keputusan mengenai komunikasi maupun menit bermain Messi tetap perlu mempertimbangkan situasi pribadinya. Hoyos menilai kembalinya Messi ke aktivitas tim tidak boleh menghilangkan pemahaman bahwa ia sedang melewati masa sulit.

"Saya pikir semuanya perlu berjalan secara bertahap; ada rasa sakit yang mendalam, dan ini bukanlah sesuatu yang berubah dalam semalam," ujar Hoyos seperti dikutip ESPN. Inter Miami kini melanjutkan persiapan kompetisi sambil memberi Messi ruang yang dibutuhkannya.

Baca Juga