Pasar ponsel premium global berpotensi kehilangan sejumlah perangkat berlabel Ultra dalam beberapa tahun mendatang. Xiaomi 18 Ultra disebut tidak akan diteruskan, sementara penerus Ultra dari Oppo dan Vivo berpeluang hanya dipasarkan di China.
Jika skenario tersebut terjadi, Samsung Galaxy S27 Ultra dapat menjadi satu-satunya ponsel Ultra yang tersedia secara global. Kondisi ini akan mempersempit alternatif bagi pembeli yang mencari flagship dengan fokus kamera paling ambisius.
Model Ultra yang dilaporkan berubah arah
Informasi yang beredar menyebut Xiaomi tidak lagi memakai susunan empat model pada lini flagship generasi berikutnya. Jajaran tersebut diperkirakan hanya terdiri atas Xiaomi 18, Xiaomi 18 Pro, dan Xiaomi 18 Pro Max.
Dengan tidak adanya Xiaomi 18 Ultra, posisi tertinggi lini ini disebut akan ditempati Xiaomi 18 Pro Max. Perubahan penamaan tersebut dapat menjadi cara Xiaomi tetap menawarkan model puncak tanpa konfigurasi perangkat keras kelas Ultra.
| Merek dan Model | Status Dilaporkan | Posisi atau Pasar |
|---|---|---|
| Xiaomi 18 Ultra | Disebut dibatalkan | Xiaomi 18 Pro Max diperkirakan menjadi model tertinggi |
| Oppo Find X10 Ultra | Disebut tetap diluncurkan | Berpotensi terbatas di China |
| Vivo X500 Ultra | Disebut tetap diluncurkan | Berpotensi terbatas di China |
Kabar ini pertama kali dikaitkan dengan unggahan pembocor Kartikey Singh di X pada 15 Agustus 2026. Gizmochina juga melaporkan bahwa Xiaomi disebut tidak akan melanjutkan pola empat varian pada generasi penerus flagship-nya.
Lonjakan biaya komponen
Tekanan biaya komponen memori dilaporkan menjadi alasan utama di balik kemungkinan perubahan strategi tersebut. Harga DRAM dan NAND disebut meningkat tajam sepanjang 2026 akibat tingginya kebutuhan dari sektor AI.
Kenaikan harga itu berpotensi membuat biaya produksi ponsel premium melonjak. Konfigurasi seperti sistem kamera quad 200MP disebut sebagai salah satu perangkat keras mahal yang dapat mendorong harga jual perangkat terlalu tinggi.
Model Ultra umumnya ditempatkan sebagai perangkat dengan komponen kamera paling kompleks dalam satu lini. Ketika biaya memori naik, produsen perlu mempertimbangkan kembali batas harga yang masih dapat diterima pasar.
Pembatalan Xiaomi 18 Ultra juga belum berarti merek Ultra akan hilang selamanya dari Xiaomi. Model tersebut disebut dapat kembali hadir melalui Xiaomi 19 Ultra pada akhir 2027 atau awal 2028 apabila harga komponen telah lebih stabil.
Oppo dan Vivo disebut membatasi pasar
Tekanan serupa dikabarkan turut memengaruhi strategi Oppo dan Vivo. Generasi penerus Oppo Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra disebut tidak akan mendapatkan peluncuran global seperti model yang tersedia saat ini.
Menurut klaim Singh, Oppo Find X10 Ultra dan Vivo X500 Ultra dapat diperkenalkan di China pada paruh pertama 2027. Kedua perangkat itu dilaporkan berpeluang tidak dipasarkan secara resmi ke pasar global.
Informasi mengenai Oppo dan Vivo masih berada pada tahap klaim awal. Kedua perusahaan belum memberikan konfirmasi mengenai nama model, jadwal peluncuran, maupun wilayah penjualannya.
Bagi konsumen di luar China, perubahan ini dapat membuat pilihan flagship kamera kelas tertinggi menjadi lebih terbatas. Posisi Samsung melalui Galaxy S27 Ultra pun berpotensi semakin menonjol apabila rencana tersebut benar-benar terwujud.






