SIM Tak Berlaku Seumur Hidup, 4 Pertimbangan di Balik Batas Waktu 5 Tahun

Batas lima tahun pada SIM dibuat karena kemampuan mengemudi tidak hanya dinilai ketika seseorang pertama kali memperoleh dokumen tersebut. Kondisi kesehatan, data identitas, dan kebutuhan administrasi dapat berubah setelah SIM diterbitkan.

Karena itu, pemegang SIM perlu melakukan perpanjangan sebelum masa berlakunya berakhir. Mekanisme ini dimaksudkan untuk memastikan pengemudi masih sehat, kompeten, dan layak mengemudikan kendaraan.

Dasar Aturan Masa Berlaku

SIM kendaraan bermotor perseorangan dan kendaraan bermotor umum berlaku lima tahun sejak tanggal penerbitan. Ketentuan tersebut termuat dalam Pasal 1 Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jateng AKBP Prianggo Malau menyampaikan bahwa SIM dapat diperpanjang sebelum masa berlakunya habis. Penjelasan itu disampaikan Prianggo kepada Kompas.com.

Ringkasan Fungsi Batas Lima Tahun

FungsiKegunaan bagi pemegang SIM
Evaluasi kelayakanMenilai pemenuhan persyaratan untuk berkendara aman.
Pemeriksaan kesehatanMemperhatikan perubahan penglihatan, pendengaran, dan refleks.
Pembaruan dataMenyesuaikan identitas, alamat, serta status pemilik.
Penyesuaian regulasiMenjaga administrasi sesuai sistem pelayanan yang berlaku.

1. Menjaga Kelayakan Berkendara

SIM adalah bukti legal bahwa seseorang berhak mengemudikan kendaraan bermotor. Hak itu perlu disertai kemampuan untuk berkendara secara aman di jalan raya.

Pembatasan masa berlaku memberi kesempatan untuk meninjau kembali persyaratan yang harus dipenuhi pengemudi. Penilaian tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kelayakan tetap terjaga.

2. Mengantisipasi Perubahan Kesehatan

Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik seseorang dapat mengalami perubahan. Penglihatan, pendengaran, kemampuan refleks, dan kondisi kesehatan lain memiliki hubungan dengan aktivitas mengemudi.

Pengemudi membutuhkan penglihatan dan pendengaran untuk merespons kondisi di sekeliling kendaraan. Kondisi fisik yang diperiksa kembali saat perpanjangan juga berkaitan dengan pemenuhan syarat kesehatan.

3. Memastikan Data Tetap Tepat

Data dalam SIM dapat tidak lagi sama dengan keadaan pemilik ketika dokumen pertama kali dibuat. Alamat, identitas, maupun status pemegang menjadi informasi yang dapat diperbarui dalam proses perpanjangan.

Data akurat membantu memastikan identitas pemegang SIM tetap tercatat dengan benar. Pembaruan tersebut membuat dokumen tetap sesuai dengan kondisi terkini.

4. Menyesuaikan Administrasi dengan Aturan

Perkembangan regulasi dan sistem pelayanan dapat memengaruhi administrasi dokumen mengemudi. Masa perpanjangan memberikan kesempatan untuk menyelaraskan data serta dokumen dengan ketentuan yang berjalan.

Satlantas Sukoharjo menekankan bahwa pembatasan masa berlaku SIM bukan formalitas administrasi semata. Pengemudi perlu mencermati masa berlaku dokumen agar proses perpanjangan dilakukan tepat waktu.

Baca Juga