Perjalanan panjang dari Buenos Aires membuat Mariano Peralta belum dapat menjalani debut saat Persib Bandung menghadapi DPMM FC. Persib tidak mengambil risiko dengan memainkan winger Argentina itu sehari setelah kedatangannya di Bandung.
Peralta tiba pada Senin malam, 27 Juli 2026, sementara pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026. Kondisi fisik pemain berusia 28 tahun tersebut menjadi pertimbangan utama bagi tim.
Debut Ditargetkan pada Laga Berikutnya
Peluang Peralta tampil mengarah ke pertandingan Persib melawan Tampines Rovers pada Jumat, 31 Juli 2026. Ia dapat dimainkan apabila proses pemulihan dan penyesuaian dengan tim berjalan sesuai rencana.
Persib membutuhkan waktu untuk memulihkan kebugarannya setelah perjalanan antarbenua. Selain itu, Peralta perlu memahami skema pelatih Igor Tolic serta membangun chemistry dengan para pemain lain.
| Pertandingan | Tanggal | Kondisi Peralta |
|---|---|---|
| Persib Bandung vs DPMM FC | 28 Juli 2026 | Tidak dimainkan |
| Persib Bandung vs Tampines Rovers | 31 Juli 2026 | Berpeluang menjalani debut |
Manajer Persib sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, membenarkan bahwa Peralta belum memungkinkan untuk tampil segera. Ia memahami antusiasme bobotoh yang ingin menyaksikan rekrutan baru itu pada pertandingan pertama.
“Banyak Bobotoh yang bertanya, besok bisa bermain atau tidak? Tidak mungkin karena dia masih lelah dan harus beristirahat dahulu,” ujar Umuh. Persib pun memilih menjaga kondisi pemain ketimbang mempercepat proses penampilannya.
Sambutan Positif di Bandung
Peralta tiba di Stasiun KCIC Tegalluar sekitar pukul 21.30 WIB setelah perjalanan dari Argentina. Ia mengaku senang akhirnya berada di Bandung dan siap menjalankan tugas bersama Maung Bandung.
“Saya sangat senang akhirnya bisa berada di Bandung. Saya siap membantu tim dan menjalankan tugas sebaik mungkin di sini,” kata Peralta. Ia juga menyampaikan keinginan untuk segera mengikuti latihan dan bertemu rekan-rekan satu tim.
Dukungan bobotoh yang diterimanya sejak datang menjadi dorongan tersendiri bagi Peralta. “Saya sudah tidak sabar bertemu rekan-rekan satu tim, mengikuti latihan, dan segera bermain di hadapan Bobotoh,” ujarnya.
Umuh berharap proses penyesuaian Peralta tidak terbatas pada urusan teknis di lapangan. Menurutnya, pemain tersebut juga perlu mengenal karakter skuad dan menikmati atmosfer Kota Bandung.
Kontrak hingga 2028
Persib mengikat Mariano Ezequiel Peralta Bauer selama dua musim hingga 2028. Kehadirannya ditujukan untuk menambah kecepatan, kreativitas, dan ketajaman di sektor serang pada musim 2026/2027.
Peralta bergabung setelah mencatat 20 gol dan 14 assist bersama Borneo FC pada musim 2025/2026. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain produktif di kompetisi domestik.
Karier profesional Peralta berawal di San Lorenzo sebelum ia melanjutkan perjalanan ke Union de Santa Fe dan Cerro. Ia kemudian bermain di Indonesia bersama Borneo FC sejak 2024.
Persib akan lebih dahulu memusatkan perhatian pada pemulihan dan adaptasi sang pemain. Jika seluruh tahap itu berjalan baik, laga kontra Tampines Rovers dapat menjadi momen pertama Peralta memperlihatkan kontribusinya.






