Calon peserta sekolah kedinasan akan menghadapi pembukaan seleksi pada Agustus 2026 dengan kuota yang lebih besar. Pemerintah menyiapkan 4.770 formasi CPNS melalui jalur ini untuk penerimaan tahun 2026.
Jumlah tersebut melampaui alokasi 2025 yang mencapai 3.257 formasi. Kenaikan kuota memberi ruang lebih luas bagi pelamar yang ingin menempuh pendidikan kedinasan dan dipersiapkan untuk bertugas di instansi pemerintah.
Pendaftaran Melalui Satu Portal
Seluruh proses pendaftaran akan diakses melalui SSCASN. Portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara milik Badan Kepegawaian Negara itu tersedia di laman sscasn.bkn.go.id.
Pengumuman penerimaan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Informasi lebih lanjut pada tahapan berikutnya akan disesuaikan dengan ketentuan instansi yang menaungi sekolah kedinasan.
| Informasi | Rincian | Periode |
|---|---|---|
| Kuota 2025 | 3.257 formasi | 2025 |
| Kuota 2026 | 4.770 formasi | 2026 |
| Pengumuman | Awal proses seleksi | Agustus 2026 |
| SKD | Ujian kompetensi dasar | September 2026 |
Materi SKD dan Sistem Ujian
Seleksi Kompetensi Dasar ditargetkan berlangsung pada September 2026. Peserta akan mengerjakan Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
Ujian menggunakan Computer Assisted Test atau CAT. Sistem ini dipakai untuk menjaga transparansi dan menekan peluang terjadinya kecurangan, termasuk joki maupun titipan.
Peserta yang melampaui SKD akan masuk ke tahapan seleksi lanjutan. Jadwal untuk proses berikutnya akan ditentukan oleh masing-masing instansi.
Sembilan Instansi dalam Penerimaan
Penetapan 4.770 formasi sekolah kedinasan 2026 mencakup sembilan instansi pemerintah. Detik Finance melaporkan bahwa Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan termasuk dalam penerimaan tersebut.
Kementerian Perhubungan menaungi 22 sekolah kedinasan dalam proses seleksi ini. Instansi lain yang terlibat ialah Badan Siber dan Sandi Negara serta Badan Pusat Statistik.
Kementerian Hukum dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga masuk dalam daftar. Penerimaan turut melibatkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta Badan Intelijen Negara.
Persiapan dan Pesan Integritas
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini meminta calon pelamar mempersiapkan diri secara maksimal. Pesan itu disampaikan dalam keterangan tertulis pada Jumat, 14 Agustus 2026.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini.
Ia menegaskan peserta tidak perlu mempercayai pihak yang menjanjikan kelulusan. “Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” jelasnya.
Pemerintah mengarahkan seleksi sekolah kedinasan 2026 untuk membentuk calon aparatur yang unggul dan berkarakter. Pengabdian kepada masyarakat menjadi nilai yang ditekankan dalam proses penerimaan tersebut.






