Pemerintah belum memberlakukan larangan langsung pembelian Pertalite bagi keluarga desil 9 dan 10. Langkah yang disiapkan adalah pengurangan secara bertahap setelah sistem pendukung dinyatakan siap.
Rencana tersebut menyasar kelompok keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi. Karena itu, masyarakat dapat memeriksa status desil melalui NIK untuk mengetahui data keluarga yang tercatat.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kebijakan itu tidak akan diterapkan sekarang. Pemerintah membuka kemungkinan pengurangan pembelian dilakukan beberapa bulan kemudian secara bertahap.
“Mungkin yang desil 9, 10 supaya nanti, bukan sekarang ya, beberapa bulan kemudian kita bisa kurangi secara bertahap,” ujar Purbaya. Ia menekankan kebutuhan menyiapkan sistem sebelum pengaturan pembelian dijalankan.
NIK Digunakan untuk Melihat Data DTSEN
Warga dapat memeriksa desil keluarga secara daring melalui layanan Cek Bansos Kementerian Sosial atau layanan DTSEN BPS. Proses pencarian memerlukan NIK 16 digit yang sesuai dengan KTP.
Setelah membuka layanan, pengguna memasukkan NIK ke kolom yang disediakan. Pengguna juga perlu mengisi kode captcha sebelum menekan tombol “Cek Data”.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi desil keluarga berdasarkan data DTSEN. Pengecekan tersebut dapat menjadi langkah awal bagi pengguna Pertalite untuk memahami posisi keluarganya dalam pemeringkatan kesejahteraan.
Warga tidak perlu mengartikan munculnya status desil 9 atau 10 sebagai larangan membeli Pertalite saat ini. Pemerintah masih berada pada tahap penyiapan mekanisme pembatasan.
Memahami Pengelompokan Kesejahteraan
DTSEN merupakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang membagi keluarga ke dalam 10 kelompok kesejahteraan. Peringkat tersebut dibentuk dari sejumlah indikator sosial ekonomi, bukan hanya pendapatan.
| Kelompok | Posisi dalam DTSEN | Cakupan |
|---|---|---|
| Desil 1 | Kesejahteraan paling rendah | 10 persen keluarga |
| Desil 10 | Kesejahteraan paling tinggi | 10 persen keluarga |
| Desil 9 dan 10 | Kelompok sasaran awal rencana | Sekitar 20 persen keluarga |
Indikator yang dipertimbangkan antara lain aset, kondisi rumah, pendidikan, pekerjaan, jumlah tanggungan, usaha, dan kesehatan keluarga. Kombinasi indikator tersebut menentukan posisi keluarga dalam pemeringkatan.
Seseorang tidak otomatis tergolong desil tinggi hanya berdasarkan nominal penghasilan. Status dapat berubah apabila data diperbarui atau terjadi perubahan pada kondisi sosial ekonomi keluarga.
Jalur Pembaruan bagi Warga
Warga yang menilai data desilnya tidak sesuai dapat mengajukan pemutakhiran. Pengajuan tersedia melalui desa atau kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi Cek Bansos.
Data yang diajukan akan diperhitungkan kembali secara berkala. Dengan demikian, perubahan keadaan keluarga dapat memengaruhi status desil pada pembaruan berikutnya.
Menurut Kompas.com, kebijakan Pertalite untuk desil 9 dan 10 belum diarahkan sebagai pelarangan seketika. Pemerintah masih memusatkan perhatian pada kesiapan sistem dan skema penerapan bertahap.
Memastikan data keluarga tetap mutakhir menjadi hal yang relevan bagi pengguna Pertalite. Catatan dalam DTSEN akan menjadi salah satu dasar untuk membaca posisi keluarga dalam rencana kebijakan tersebut.






