3 Pembaruan WhatsApp yang Menutup Polling dan Membuat Pengumuman Tak Terlewat

Keputusan dalam grup WhatsApp kini dapat memiliki batas akhir yang jelas melalui pengaturan durasi pada polling. Ketika waktu voting habis, polling tertutup otomatis sehingga hasilnya dapat segera dipakai sebagai dasar penentuan bersama.

Pembaruan ini menjadi penting bagi grup yang kerap menunda keputusan karena respons anggota terus masuk tanpa batas waktu. WhatsApp juga melengkapi koordinasi kelompok dengan mention @all dan opsi membuat grup baru dari anggota grup yang telah ada.

Ringkasan Tiga Pembaruan

PembaruanKegunaanBatasan
PollingMenetapkan durasi, menyembunyikan pemilih, mengedit pertanyaanPertanyaan dapat diedit selama 15 menit
Mention @allMenandai seluruh anggota dalam satu pesanDi atas 32 anggota, hanya admin yang dapat memakai fitur ini
Grup dari grup lamaMembentuk grup baru dari daftar anggota yang sudah adaKetersediaan masih bertahap

1. Polling Tidak Lagi Terbuka Terus

Polling telah digunakan di grup WhatsApp sejak 2022 sebagai cara praktis memilih satu opsi bersama. Pengaturan baru memungkinkan pembuat polling menentukan berapa lama pemungutan suara berlangsung.

Setelah periode tersebut berakhir, anggota tidak lagi dapat memberikan pilihan baru. Mekanisme ini dapat dipakai untuk menentukan jadwal rapat, lokasi kegiatan, atau menu makan siang tanpa membiarkan keputusan menggantung.

Pembuat polling juga dapat menyembunyikan identitas anggota yang memilih. Pilihan tersebut memberi ruang bagi anggota untuk menyampaikan suara tanpa nama mereka terlihat oleh peserta lain.

Selain durasi dan kerahasiaan pemilih, pertanyaan polling masih dapat diperbaiki setelah dikirim. Namun, WhatsApp hanya memberi waktu 15 menit kepada pembuatnya untuk mengedit pertanyaan tersebut.

2. Pengumuman dengan Mention @all

Untuk pesan yang memerlukan perhatian cepat, WhatsApp menyediakan mention @all yang menandai seluruh anggota dalam satu kali pengiriman. Fitur ini ditujukan bagi informasi seperti perubahan jadwal mendadak, libur darurat, atau tenggat proyek.

Pesan yang memakai mention @all tetap dapat memunculkan notifikasi meski percakapan grup sedang dibisukan. Pengguna tetap dapat menonaktifkan notifikasi khusus @all melalui pengaturan jika tidak ingin menerima pemberitahuan tersebut.

WhatsApp menerapkan pembatasan di grup dengan anggota lebih dari 32 orang. Dalam kondisi itu, hanya admin yang dapat memakai mention @all untuk mengurangi risiko notifikasi massal digunakan sembarangan.

Fitur tersebut sebelumnya tersedia bagi pengguna di Indonesia sejak Februari 2026 dalam pengujian terbatas. Kini, @all disebut telah tersedia secara global.

3. Memisahkan Diskusi Tanpa Mengumpulkan Kontak Lagi

Pembaruan lain memungkinkan pengguna membuat grup baru langsung dari grup lama. Pengguna cukup memilih opsi “Buat grup baru dari sini”, menentukan anggota yang diperlukan, lalu memberi nama grup baru itu.

Cara tersebut berguna ketika sebagian anggota perlu membahas kebutuhan yang lebih khusus tanpa memenuhi ruang percakapan utama. Misalnya, grup besar kegiatan dapat memisahkan pembahasan logistik atau topik tertentu ke ruang yang lebih terarah.

Tidak semua anggota grup asal harus diikutsertakan dalam grup turunan tersebut. Dengan demikian, diskusi baru dapat dibatasi pada pihak yang memang relevan dengan pembahasannya.

Menurut gadget.viva.co.id, ketiga pembaruan ini telah digulirkan secara global, tetapi opsi membuat grup dari grup lama dapat tersedia berbeda pada tiap akun. KompasTekno juga mencatat pada 6 Agustus 2026 bahwa fitur tersebut belum muncul untuk semua pengguna.

Pengguna yang belum menemukan salah satu pilihan baru itu kemungkinan masih perlu menunggu penerapan bertahap. Kehadiran tiga pengaturan ini memperluas fungsi grup WhatsApp sebagai ruang koordinasi untuk keluarga, komunitas, sekolah, dan tim kerja.

Baca Juga