Pasal 33 Jadi Pegangan PKB, Cak Imin Tekankan Jalan Ekonomi Mandiri

PKB menempatkan Pasal 33 UUD 1945 sebagai pegangan untuk membangun arah ekonomi nasional yang lebih mandiri. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menilai ketentuan konstitusi tersebut penting untuk mengejar kesejahteraan rakyat.

Menurut Cak Imin, tujuan bernegara perlu bertumpu pada pemulihan dan penguatan hak ekonomi masyarakat. Arah pengelolaan ekonomi, kata dia, harus berpihak pada kekuatan yang dimiliki bangsa sendiri.

Ia mengutip pesan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto mengenai posisi penting Pasal 33 UUD 1945. “Sebelum tidur ingat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 45, bangun tidur ingat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Cak Imin.

Pesan tersebut dinilainya sejalan dengan harapan dan komitmen PKB. Partai itu mendorong agar kesejahteraan rakyat dapat diwujudkan secepat-cepatnya melalui penguatan ekonomi nasional.

Istilah Prabowonomics

Cak Imin memperkenalkan Prabowonomics sebagai istilah untuk merangkum arah perjuangan ekonomi PKB. Gagasan itu dikaitkan dengan semangat membangun kemandirian bangsa saat menghadapi tantangan geoekonomi dan geopolitik.

Istilah tersebut disampaikan dalam peringatan Harlah PKB ke-28 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). Acara itu dihadiri Presiden Prabowo dan para kiai serta mengusung tema “Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi”.

Bagi PKB, tema itu menjadi pernyataan kesungguhan untuk ikut membawa arah baru ekonomi nasional. Cak Imin mengatakan partainya terinspirasi oleh semangat Presiden dalam mengawal agenda ekonomi tersebut.

Ia menyebut langkah untuk memperkuat kemandirian bangsa merupakan impian lama. Menurutnya, impian itu perlu dijalankan dengan lebih serius melalui penataan kekuatan ekonomi nasional.

Kritik terhadap Arah Global

Di sisi lain, Cak Imin mengkritik perjalanan ekonomi Indonesia dalam setidaknya 25 tahun terakhir. Ia menilai perkembangan global telah membuat Indonesia terlalu menyerahkan diri kepada dinamika dari luar.

Kondisi tersebut, menurutnya, menyebabkan pengelolaan potensi domestik kurang menjadi perhatian. PKB kemudian menyatakan dukungan terhadap langkah yang memperkuat kemampuan bangsa dalam mengatur ekonominya sendiri.

Pandangan itu juga disebut sejalan dengan aspirasi para kiai dalam Ijtima Ulama. Cak Imin mengatakan forum tersebut menegaskan keinginan untuk membangun kedaulatan ekonomi secara penuh.

Perhatian PKB turut diarahkan pada pengelolaan kekayaan alam Indonesia. Cak Imin menilai sumber daya yang besar belum sepenuhnya dijaga dengan baik oleh tangan bangsa sendiri.

Ketergantungan terhadap pasar global, kata dia, berisiko melemahkan perhatian terhadap potensi nasional. Karena itu, Prabowonomics diposisikan sebagai penghubung antara amanat konstitusi dan agenda kemandirian ekonomi.

PKB memandang arah tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga bangsa tetap kokoh di tengah tekanan global. Fokusnya ialah membangun kesejahteraan rakyat melalui pengelolaan kekuatan nasional yang lebih berdaulat.

Baca Juga