New BMW iX3 bukan akhir dari pengenalan Neue Klasse, melainkan langkah pertama untuk 40 model BMW berikutnya. Perluasan itu akan membawa perubahan pada lini sedan dan SUV, termasuk kendaraan listrik serta model bensin.
BMW menempatkan Neue Klasse sebagai arah pengembangan yang lebih besar daripada peluncuran satu kendaraan. Dampaknya akan terasa pada teknologi pengendalian, arsitektur elektronik, perangkat lunak, dan sistem bantuan pengemudi.
Heart of Joy Menjadi Dasar Pengendalian
Teknologi Heart of Joy dipastikan akan digunakan pada kendaraan BMW. Sistem ini bertugas mengelola penggerak dan dinamika berkendara agar respons mobil menjadi lebih presisi dan tetap dinamis.
Penerapan Heart of Joy menunjukkan bahwa perubahan Neue Klasse tidak hanya berkaitan dengan peralihan ke tenaga listrik. BMW juga memberi perhatian pada karakter pengendalian yang selama ini menjadi salah satu identitas produknya.
Fondasi lainnya adalah arsitektur elektronik dan perangkat lunak yang sepenuhnya baru. Sistem tersebut didukung komputer berkinerja tinggi yang disebut BMW sebagai “superbrain”.
BMW menyatakan teknologi itu ditujukan untuk membentuk kendaraan paling cerdas yang pernah diproduksi perusahaan. Sistem bantuan pengemudi terbaru juga dikembangkan melalui pendekatan Symbiotic Drive untuk mengoptimalkan interaksi pengemudi dengan kendaraan.
iX3 Membuka Penerapan Produksi Massal
New BMW iX3 menjadi kendaraan produksi massal pertama BMW yang mengadopsi Neue Klasse. Model ini diposisikan sebagai pembuka era baru BMW secara global dan di Indonesia.
Setelah iX3, sejumlah model lain telah disebut akan mengikuti penerapan tersebut. Daftar yang disampaikan mencakup BMW i3, BMW New 7 Series, dan The New X5.
| Model | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| New BMW iX3 | Model pembuka | Produksi massal pertama Neue Klasse |
| BMW i3 | Sudah diluncurkan global | Mengadopsi Neue Klasse |
| BMW New 7 Series | Akan hadir | Mengadopsi Neue Klasse |
| The New X5 | Akan hadir | Mengadopsi Neue Klasse |
Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O’Tania, mengatakan BMW akan menghadirkan 40 model Neue Klasse setelah New BMW iX3. Kepada oto.detik.com di Bangkok, Thailand, ia menjelaskan cakupannya termasuk pembaruan LCI dan model baru di pasar global.
“Jadi setelah New BMW iX3, BMW akan menghadirkan 40 model Neue Klasse,” kata Jodie O’Tania. Jumlah tersebut tidak dijelaskan sebagai daftar model listrik saja karena BMW tetap menyiapkan pilihan mesin bensin.
Sedan Listrik Masih Menunggu
BMW juga memberi isyarat bahwa sedan listrik akan menyusul, meski belum menjadi fokus tahap awal. Saat menanggapi pertanyaan tentang sedan listrik BMW, Jodie menyatakan, “Kenapa gak sedan listrik? Belum, sebentar lagi.”
Dengan demikian, penerapan Neue Klasse akan berlangsung pada portofolio yang luas dan beragam. New BMW iX3 membuka prosesnya, sementara model-model lain akan membawa pendekatan teknologi yang sama seiring pengembangan lini BMW.






