Investasi swasta di Ibu Kota Nusantara kembali mengarah ke dua kebutuhan berbeda, yakni layanan penerbangan dan hiburan. Lion Group merencanakan bengkel pesawat beserta pusat pelatihan, sementara PT Indobox Cinematic Buana menyiapkan bioskop dan sejumlah kafe.
Rencana Lion Group menjadi perhatian karena membutuhkan lahan mencapai 30 hektare di kawasan Bandara VVIP IKN. Area itu disiapkan untuk fasilitas MRO yang berkaitan dengan pemeliharaan, perbaikan, dan perombakan pesawat.
Pelatihan Menjadi Bagian dari Rencana MRO
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, menyatakan Lion Group ingin membangun MRO sekaligus tempat pelatihan. Dua fungsi tersebut akan dikembangkan dalam satu rencana kawasan di sekitar bandara.
“Lion ingin membangun MRO di sini, 30 hektare, supaya untuk bisa membuat training di situ,” ujar Basuki dalam media briefing di Kantor Nusantara Balai Kota, Penajam Paser Utara. Pernyataan itu menunjukkan pusat pelatihan menjadi bagian dari kebutuhan pengembangan fasilitas, bukan proyek tambahan yang terpisah.
Lokasi yang dipilih berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Lion Group memandang Bandara VVIP IKN memiliki potensi untuk mendukung pesawat berbadan lebar.
Potensi Pesawat Berbadan Besar
Menurut Basuki, ukuran landasan bandara menjadi pertimbangan utama dalam minat Lion Group tersebut. Landasan itu dinilai memadai bagi penerbangan pesawat berbadan besar.
Fasilitas perawatan direncanakan berdiri di area bandara khusus itu. Namun, belum ada rincian mengenai layanan yang akan tersedia dalam fasilitas MRO tersebut.
Nilai investasi, jadwal konstruksi, tahapan pengerjaan, dan target penyelesaian proyek juga belum disampaikan. Informasi lanjutan masih menunggu perkembangan dari Lion Group dan pihak terkait.
| Investasi | Fasilitas yang Direncanakan | Status Informasi |
|---|---|---|
| Lion Group | MRO dan pusat pelatihan di lahan 30 hektare | Rincian investasi dan jadwal belum diumumkan |
| PT Indobox Cinematic Buana | Bioskop serta sejumlah kafe | Menargetkan operasi pada November |
Kesepakatan dengan Otorita IKN
Rencana investasi Lion Group telah dituangkan dalam nota kesepahaman bersama Otorita IKN dan Badan Bank Tanah. Kerja sama tersebut menjadi bagian dari masuknya investor swasta sektor aviasi ke kawasan ibu kota baru.
Di sektor lain, Otorita IKN juga menandatangani kerja sama dengan PT Indobox Cinematic Buana. Perusahaan industri kreatif itu telah meninjau lahan untuk pembangunan bioskop dan sejumlah kafe.
Basuki mengatakan lahan untuk Indobox telah disiapkan dan perusahaan itu ditargetkan mulai beroperasi pada November. “Tanahnya sudah oke semua, mereka sudah pada tangan juga dengan saya. November akan mulai beroperasi untuk Indobox itu di sini,” kata Basuki.
Masuknya proyek MRO Lion Group dan fasilitas hiburan Indobox memperlihatkan pengembangan IKN mencakup layanan penunjang aktivitas penerbangan serta kebutuhan ruang publik. Pelaksanaan masing-masing proyek tetap bergantung pada rincian lanjutan dari para pihak yang terlibat.






