Gempa magnitudo 7,7 yang berpusat di Kabupaten Nagakeo, Nusa Tenggara Timur, turut menekan layanan transportasi udara dan akses darat di wilayah tersebut. Lima bandara terdampak, sementara longsoran ditemukan di 12 titik pada tiga ruas jalan.
Gangguan infrastruktur terjadi ketika pendataan korban dan kerusakan bangunan masih berlangsung. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat 47 orang meninggal dunia hingga Sabtu pukul 18.48 WIB.
Bandara Soa Alami Kerusakan Sedang
Kementerian Perhubungan melaporkan dampak gempa pada Bandara Komodo di Labuan Bajo, H. Hasan Aroeboesman di Ende, Umbu Mehang Kunda di Waingapu, Frans Sales Lega di Ruteng, dan Soa di Bajawa. Kerusakan mencakup retakan pada terminal, gedung administrasi, gedung PKP-PK, serta fasilitas pendukung lainnya.
Bandara Soa menjadi lokasi yang dilaporkan mengalami kerusakan sedang pada landasan pacu, bangunan, dan fasilitas penunjang. Laporan awal juga mencatat adanya retakan baru di beberapa titik bandara tersebut.
| Bandara | Lokasi |
|---|---|
| Komodo | Labuan Bajo |
| H. Hasan Aroeboesman | Ende |
| Umbu Mehang Kunda | Waingapu |
| Frans Sales Lega | Ruteng |
| Soa | Bajawa |
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F. Laisa menyatakan dampak juga dirasakan oleh layanan navigasi penerbangan di Labuan Bajo, Ende, Maumere, Bajawa, dan Ruteng. “Seluruh personel penyelenggara pelayanan navigasi penerbangan di lokasi yang terdampak dilaporkan dalam kondisi selamat,” kata Lukman dalam keterangan resmi pada Sabtu.
12 Titik Longsoran Teridentifikasi
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT mengidentifikasi longsoran di ruas Ruteng-Km 210, Km 210-Batas Kabupaten Manggarai, serta Aegela-Batas Kota Ende. Ruas Aegela-Batas Kota Ende menjadi lokasi dengan jumlah longsoran terbanyak, yaitu delapan titik.
Tiga titik longsoran tercatat di ruas Ruteng-Km 210, sedangkan satu titik berada di ruas Km 210-Batas Kabupaten Manggarai. Loader dan excavator telah digerakkan untuk penanganan agar akses jalan tetap fungsional.
Korban Jiwa dan Kerusakan Permukiman
Korban meninggal tersebar di lima kabupaten, dengan Manggarai mencatat 24 orang dan Manggarai Timur 17 orang. Sikka melaporkan tiga korban meninggal, sedangkan Ngada dan Ende masing-masing satu orang.
Guncangan juga menyebabkan kerusakan pada 157 rumah berat, 41 rumah sedang, dan 148 rumah ringan hingga Sabtu pukul 17.00 WIB. Selain permukiman, terdapat 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, dan enam kantor yang terdampak.
Kerusakan yang meluas menunjukkan dampak gempa tidak terbatas pada satu sektor. Penanganan dilakukan pada akses jalan dan fasilitas transportasi, sementara data korban serta kerusakan masih bersifat sementara.






