Lenovo Legion C700 Menantang Handheld Lokal, Latensi 10 ms Jadi Taruhan Utama

Lenovo menempatkan latensi 10 ms sebagai daya tarik utama Legion C700, handheld yang dirancang untuk bermain melalui streaming. Angka itu ditujukan agar respons kontrol terasa mendekati gim yang berjalan langsung di perangkat.

Namun, hasil 10 ms tersebut diperoleh dalam pengujian laboratorium, bukan penggunaan di jaringan rumah. Pengujian memakai laptop Legion Y9000P dengan GPU RTX 4060 pada resolusi 1080p dan refresh rate 120 Hz.

Taruhan pada Respons Streaming

Lenovo Legion C700 tidak diposisikan seperti Legion Go yang menjalankan gim Windows secara langsung. Perangkat ini menerima tayangan gim dari PC atau layanan cloud, sehingga tidak memerlukan komponen internal kelas atas untuk memproses permainan.

Pendekatan tersebut berpotensi membuat handheld ini lebih ringan, lebih dingin, dan lebih hemat daya. Sebaliknya, pengalaman bermain akan sangat dipengaruhi kestabilan jaringan, kemampuan PC host, serta mutu layanan cloud yang digunakan.

AspekInformasiKonteks
Latensi streaming10 msPengujian laboratorium pada 1080p dan 120 Hz
LayarIPS 7,82 inci, 120 HzBerdasarkan teaser dan laporan awal
BobotSekitar 556 gramBelum menjadi spesifikasi lengkap resmi
KontrolJoystick TMR dan trigger Hall-effectFitur yang diharapkan hadir

Menurut Gizmochina, Lenovo memadukan perangkat lunak PC dengan protokol streaming miliknya sendiri. Kombinasi itu menjadi fondasi bagi klaim respons rendah saat kontrol dikirim dari handheld ke perangkat lain.

Keunggulan ini akan relevan bagi pengguna yang ingin membawa akses ke koleksi gim PC tanpa membawa laptop besar. Meski demikian, angka laboratorium belum dapat menjamin hasil yang sama ketika jaringan nirkabel sedang padat atau tidak stabil.

Dock untuk Menghubungkan Ekosistem

Legion C700 disebut akan dipasangkan dengan dock Legion Stream untuk menyederhanakan proses pengaturan. Lenovo menonjolkan mekanisme koneksi satu klik agar perangkat dapat terhubung ke ekosistem streaming dengan lebih praktis.

Perangkat ini juga disebut dapat menayangkan gim yang tersimpan pada PC terhubung ketika pengguna sedang offline. Opsi tersebut memungkinkan koleksi PC tetap diakses tanpa harus selalu memakai layanan cloud, selama perangkat dan koneksi pendukung tersedia.

Untuk layanan cloud, Lenovo menjalin kerja sama dengan Tencent START. Integrasi itu berpotensi membuka akses terhadap katalog Tencent START di pasar yang telah mendukung layanan tersebut.

Kontrol dan Layar Masih Berupa Gambaran Awal

Teaser sebelumnya mengarah pada bodi berbobot sekitar 556 gram dengan layar IPS 7,82 inci ber-refresh rate 120 Hz. Lenovo juga diperkirakan membekali perangkat ini dengan joystick TMR serta trigger Hall-effect.

Kedua komponen kontrol itu penting bagi handheld yang menyasar gim dengan kebutuhan respons cepat. Kualitas kontrol akan menentukan apakah manfaat latensi rendah dapat benar-benar terasa saat bermain.

Lenovo belum mengungkap spesifikasi lengkap, harga, dan wilayah pemasaran Legion C700. Perusahaan telah mengonfirmasi jendela peluncuran pada Agustus, sementara rincian lain diharapkan menyusul pada periode tersebut.

Teaser resmi Lenovo Legion di Weibo menunjukkan bahwa Lenovo Legion C700 diposisikan sebagai handheld khusus streaming. Daya tahan baterai, kualitas layar, serta perpindahan antara streaming lokal dan cloud masih perlu dibuktikan setelah perangkat tersedia.

Baca Juga