Kemenangan 3-0 Arsenal atas Manchester City di Cardiff menjadi pembuka yang kuat untuk musim 2026/2027. Meski demikian, hasil itu belum menghapus catatan bahwa pemenang Community Shield lebih sering gagal menjadi juara Premier League.
Arsenal harus mempertahankan gelar liga dalam kompetisi yang menuntut konsistensi selama berbulan-bulan. Trofi pembuka musim dapat meningkatkan keyakinan, tetapi belum cukup untuk menentukan arah perebutan gelar.
Tim asuhan Mikel Arteta mencatatkan kemenangan di Principality Stadium pada Minggu (16/8). Riccardo Calafiori membuka daftar pencetak gol, disusul Kai Havertz dan Martin Odegaard.
Keberhasilan menaklukkan Manchester City dengan selisih tiga gol memberi nilai tersendiri bagi Arsenal. Kemenangan tersebut diraih atas lawan yang juga termasuk klub terakhir yang mampu memenangi Community Shield dan liga dalam musim yang sama.
Manchester City Menjadi Contoh Terakhir
Manchester City terakhir kali menyatukan gelar Community Shield dan Premier League pada 2018/2019. Setelah itu, tidak ada lagi juara Community Shield yang berhasil menjadi kampiun liga pada musim yang sama.
Data sejak 1989 juga menunjukkan peluang itu relatif kecil. Dari 36 pemenang Community Shield, hanya delapan klub yang berhasil menutup musim sebagai juara liga.
| Periode | Pemenang atau Jumlah | Hasil Utama |
|---|---|---|
| Sejak 2019 | Juara Community Shield | Tidak ada yang juara Premier League pada musim sama |
| 2019-2025 | Manchester City, Arsenal, Leicester City, Liverpool, Crystal Palace | Gagal menjadi juara liga musim berikutnya |
| Sejak 1989 | 8 dari 36 pemenang | Berhasil memenangi liga pada musim sama |
Angka delapan dari 36 itu setara sekitar 22 persen. Statistik tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan di satu final tidak selalu berlanjut menjadi dominasi dalam kompetisi liga.
Menurut Detik Sport, rangkaian catatan tersebut membayangi perjalanan Arsenal setelah hasil di Cardiff. Pasukan Arteta kini membawa status pemenang Community Shield menuju musim liga dengan tuntutan yang lebih besar.
Rekam Jejak Arsenal yang Beragam
Arsenal telah mengoleksi 18 gelar Community Shield sepanjang sejarah klub. Jumlah itu termasuk gelar bersama Tottenham Hotspur pada 1991.
Namun, raihan Community Shield Arsenal tidak selalu diikuti hasil liga yang sama. Posisi akhir mereka setelah memenangi turnamen ini pernah mencapai peringkat pertama, tetapi juga pernah berada di urutan ke-12.
Rekam jejak itu menunjukkan bahwa setiap musim membawa dinamika berbeda. Kualitas permainan, hasil pertandingan, dan kemampuan menjaga standar menjadi faktor yang menentukan perjalanan sebuah tim di liga.
Gol Calafiori, Havertz, dan Odegaard memberikan alasan bagi Arsenal untuk memulai musim dengan optimisme. Ketiganya membantu tim menciptakan awal yang meyakinkan di hadapan salah satu rival utama.
Tantangan berikutnya bagi Arteta adalah menjaga dampak kemenangan tersebut agar tidak berhenti sebagai momentum sesaat. Arsenal perlu membangun konsistensi untuk menghindari pola yang dialami banyak pemenang Community Shield sebelumnya.






