Troy Harold Yohanes Pantouw dilaporkan masih beraktivitas normal pada sekitar pukul 06.00 WITA, tetapi kemudian ditemukan meninggal di kamar hunian aparatur sipil negara di Kota Nusantara. Perubahan kondisi dalam hari yang sama itu diketahui setelah ia tidak merespons telepon menjelang agenda perjalanan ke Balikpapan.
Tim medis RS Hermina IKN menyatakan Juru Bicara sekaligus Staf Kepala Otorita IKN tersebut meninggal akibat sebab alami pada pukul 14.25 WITA. Pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan pada tubuhnya.
Troy semula dijadwalkan berangkat pada pukul 08.00 WITA untuk memimpin ibadah di salah satu gereja di Balikpapan. Sopir pribadinya mulai khawatir setelah panggilan telepon berulang kali tidak memperoleh jawaban.
Sopir lalu mendatangi kamar nomor 102 di Rusun ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara. Hunian itu merupakan tempat Troy menetap setelah fasilitas bagi aparatur sipil negara tersedia di kawasan Nusantara.
Penemuan di Kamar Hunian
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, tinggal tepat berhadapan dengan kamar Troy. Thomas mengatakan pintu telah diketuk dan nama Troy dipanggil, namun tidak ada respons dari dalam.
“Pintu diketuk dan namanya dipanggil, tetapi tetap tidak ada jawaban. Kami kemudian memutuskan untuk membuka paksa pintu kamar yang terkunci,” ujar Thomas.
Pintu kamar kemudian dibuka paksa karena terkunci. Troy ditemukan berbaring di atas tempat tidur dan diketahui sudah tidak bernapas.
Pihak Otorita IKN segera membawa Troy ke RS Hermina IKN untuk memastikan kondisi medisnya. Menurut penjelasan Thomas yang dikutip CNN Indonesia, Troy tiba di rumah sakit sekitar pukul 12.45 WITA dan langsung diperiksa dokter.
| Tahap | Waktu | Peristiwa |
|---|---|---|
| Aktivitas pagi | 06.00 WITA | Troy dilaporkan sudah bangun dan beraktivitas normal. |
| Agenda perjalanan | 08.00 WITA | Ia dijadwalkan berangkat ke Balikpapan untuk memimpin ibadah. |
| Pemeriksaan medis | 12.45 WITA | Troy tiba di RS Hermina IKN. |
| Keterangan medis | 14.25 WITA | Dokter menyatakan ia meninggal akibat sebab alami. |
Keterangan Medis dan Riwayat Kesehatan
Keluarga menyampaikan bahwa Troy Pantouw memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ia disebut rutin mengonsumsi obat setiap hari.
Riwayat kesehatan itu menjadi bagian dari keterangan yang menyertai kesimpulan tim medis mengenai sebab alami. Tidak ada informasi dari pemeriksaan awal yang mengarah pada penyebab mencurigakan.
Setelah administrasi dan penghormatan di rumah sakit selesai, jenazah Troy diberangkatkan menuju Jakarta. Pihak Otorita IKN memperkirakan jenazah tiba di rumah duka di Jakarta pada Minggu pagi (26/7).
Peran pada Masa Awal IKN
Troy merupakan salah satu figur yang terlibat dalam perjalanan awal kedinasan di Nusantara. Ia pernah ditunjuk bersama Thomas Umbu Pati dan Deputi Bidang Lingkungan Hidup Myrna Safitri untuk membantu tugas Kepala Otorita IKN saat itu, Bambang Susantono.
Penugasan itu berlangsung ketika pembangunan fisik kawasan mulai dipacu pada 2021. Saat itu, kawasan IKN masih berupa Hutan Tanaman Industri dan fasilitas gedung belum tersedia.
Troy bersama jajaran staf berkantor dari Balikpapan dan menempuh perjalanan darat sekitar dua jam setiap hari menuju kawasan IKN. Seiring tersedianya Rusun ASN Nusantara, ia akhirnya tinggal di hunian yang kemudian menjadi tempat ia meninggal pada Sabtu siang.






