Kesalahan sendiri menjadi salah satu faktor yang mengubah peluang Jonatan Christie pada perempatfinal China Open 2026. Pebulutangkis Indonesia itu kalah 14-21, 17-21 dari Victor Lai dan gagal melanjutkan langkah ke semifinal.
Jonatan sebenarnya sempat menemukan celah untuk membalikkan keadaan pada gim kedua. Setelah unggul saat interval, ia masih memimpin dua poin sebelum Lai mencatatkan enam angka beruntun.
Perubahan itu membuat keunggulan Jonatan hilang dalam fase yang menentukan. Lai kemudian menjaga jarak hingga merebut kemenangan dua gim langsung di Changzou.
Peluang yang Lepas di Gim Kedua
Jonatan memimpin 11-10 ketika interval gim kedua berlangsung. Selepas jeda, ia memperlebar keunggulan menjadi 13-11 dan membuat pertandingan tampak berpeluang memasuki gim ketiga.
Namun, Victor Lai merespons dengan enam poin secara beruntun. Kesalahan Jonatan ikut membantu lawannya mengambil alih posisi, lalu memimpin 19-16.
Jonatan sempat mendapatkan tambahan angka melalui adu netting. Lai kembali merebut poin berikutnya dan mencapai match point dengan kedudukan 20-16.
Pertandingan berakhir ketika pengembalian Jonatan tidak berhasil melewati net. Hasil itu memastikan Victor Lai melaju dari perempatfinal, sedangkan Jonatan Christie terhenti di delapan besar.
| Gim | Skor Saat Interval | Skor Penutup |
|---|---|---|
| Pertama | Jonatan tertinggal 5-11 | 14-21 |
| Kedua | Jonatan unggul 11-10 | 17-21 |
Tekanan Lai Muncul Sejak Gim Pertama
Lai sudah membangun keunggulan besar pada gim pertama. Jonatan tertinggal 3-10 pada fase awal dan masuk interval dalam posisi 5-11.
Pemain Kanada tersebut terus menjaga tekanan serta menjauh menjadi 16-9. Jonatan belum mampu mengejar, sementara Lai mencapai game point lebih dahulu pada kedudukan 20-14.
Sambaran Lai di atas net yang mengarah ke badan Jonatan menjadi penutup gim pembuka. Shuttlecock tidak dapat dikembalikan sehingga skor 21-14 menjadi milik Lai.
Gim pertama memperlihatkan beratnya upaya Jonatan membangun ritme permainan. Pada gim kedua, ia tampil lebih kompetitif, tetapi tidak mampu mempertahankan momentum saat lawan mulai menekan.
Indonesia Masih Memiliki Tiga Harapan
Duel perempatfinal China Open 2026 itu digelar di Lapangan 2 Olympic Sports Center Gymnasium, Changzou, Jumat (24/7) siang WIB. Kedua pemain bertanding untuk memperebutkan satu tempat pada fase semifinal.
Sport.detik.com melaporkan bahwa kekalahan Jonatan membuat Indonesia masih menyisakan tiga wakil. Mereka ialah Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.
Ketiganya dijadwalkan bertanding beberapa saat setelah laga Jonatan melawan Lai. Mereka masih membawa peluang Indonesia untuk menempatkan wakil pada semifinal turnamen di Changzou tersebut.
Perjalanan Jonatan dalam laga ini ditandai oleh dua situasi berbeda. Ia tertinggal jauh pada gim pertama, lalu sempat unggul pada gim kedua sebelum momentum berpindah kepada Lai.






