Kemenangan Wahyu Nugroho pada Race 1 Supersport 600 di Mandalika memberi Yamaha Racing Indonesia modal penting memasuki dua seri terakhir musim 2026. Hasil tersebut menjadi kemenangan pertama tim pada musim ini sekaligus menghidupkan motivasi untuk menjaga peluang di kejuaraan.
Wahyu tidak hanya meraih podium tertinggi pada balapan Sabtu (8/8), tetapi juga mengamankan poin melalui posisi keempat di Race 2. Total 96 poin membuatnya tetap bertahan di peringkat keempat klasemen sementara SS600.
Strategi Wahyu Berbuah Kemenangan
Pembalap Yamaha itu sudah menunjukkan pace kompetitif sejak sesi kualifikasi pada Jumat. Saat Race 1, ia mampu menerapkan strategi balap dengan efektif hingga menjadi yang pertama melintasi garis finis di Pertamina Mandalika International Circuit.
Situasi berubah pada Race 2, Minggu (9/8), karena suhu aspal Mandalika meningkat dan persaingan berlangsung ketat. Wahyu menyelesaikan balapan di posisi keempat, hasil yang tetap bernilai bagi posisinya pada klasemen musim berjalan.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menilai hasil tersebut dapat menjadi pijakan penting untuk sisa kompetisi. Ia menekankan kebutuhan tim untuk mempertahankan kualitas penampilan dari satu seri ke seri berikutnya.
“Championship tinggal tersisa dua seri. Konsistensi, adaptasi, dan eksekusi strategi akan menjadi kunci penting,” kata Wahyu Rusmayadi dalam keterangan resminya. Yamaha Racing Indonesia menjadikan hasil Mandalika sebagai bahan evaluasi untuk menjaga peluang hingga akhir musim.
Perolehan Yamaha di Dua Kelas
Selain kemenangan Wahyu di SS600, Yamaha membawa pulang podium AP250 melalui Fadhil Musyavi. Fadhil finis ketiga pada Race 2 setelah memulai balapan dari grid ke-11 dan melancarkan manuver menyalip secara konsisten.
Pencapaian itu merupakan podium perdana Fadhil musim ini. Ia sebelumnya menempati posisi ke-13 pada Race 1, sehingga hasil balapan kedua menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam satu akhir pekan.
| Pembalap | Kelas | Race 1 | Race 2 |
|---|---|---|---|
| Wahyu Nugroho | SS600 | P1 | P4 |
| M. Faerozi | SS600 | P7 | P6 |
| Arai Agaska | SS600 | P5 | P8 |
| Fadhil Musyavi | AP250 | P13 | P3 |
Hasil Pendukung di SS600 dan AP250
M. Faerozi menambah poin Yamaha lewat posisi ketujuh pada Race 1 dan keenam pada Race 2 SS600. Hasil itu membawanya ke peringkat kesembilan klasemen sementara dengan 54 poin, seiring proses penyempurnaan gaya berkendaranya.
Arai Agaska menjalani dua balapan SS600 sebagai wildcard meski status utamanya adalah pembalap World Sportbike. Ia finis kelima pada Race 1 dan kedelapan pada Race 2, dengan Mandalika memberi pengalaman yang berguna untuk kompetisi internasionalnya.
Di AP250, Candra Hernawan sempat mengawali akhir pekan dengan posisi keempat pada Race 1. Kesempatannya melanjutkan hasil baik terhenti karena kecelakaan yang terjadi menjelang putaran terakhir Race 2.
Rangkaian hasil tersebut menunjukkan Yamaha memiliki catatan positif di dua kelas pada seri kandang. Dengan dua putaran tersisa, konsistensi, adaptasi terhadap kondisi lintasan, dan ketepatan strategi akan menjadi fokus utama tim.






