Potensi hambatan dan sengketa bisnis di Jawa Barat diupayakan dapat ditekan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Kadin Jawa Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk memperluas komunikasi antara dunia usaha dan aparat penegak hukum.
Langkah ini menempatkan dialog sebagai instrumen pencegahan, bukan sekadar jalur penyelesaian ketika masalah sudah muncul. Harapannya, pelaku usaha memperoleh lingkungan yang lebih jelas dalam menjalankan dan memperluas kegiatan ekonomi.
Kepercayaan Investor Menjadi Pertimbangan
Kepastian hukum menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan investor untuk membuka atau mengembangkan usaha di Jawa Barat. Lingkungan bisnis yang kondusif juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam konteks tersebut, dunia usaha membutuhkan kepastian dalam aktivitas bisnisnya. Penegakan hukum menjadi unsur yang mendukung terbentuknya rasa aman bagi pelaku usaha dan investor.
Kepala Kejati Jawa Barat Sutikno mengatakan sinergi dengan dunia usaha memiliki peran mendasar dalam menciptakan kondisi tersebut. “Sinergi ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan kepastian hukum bagi dunia usaha,” ujarnya.
Sutikno turut mengingatkan pentingnya integritas dalam kegiatan bisnis. Ia menilai usaha yang dijalankan secara bertanggung jawab diperlukan agar iklim investasi bertumbuh secara sehat dan berkelanjutan.
| Pihak | Fungsi | Kontribusi yang Didorong |
|---|---|---|
| Kadin Jawa Barat | Representasi dunia usaha | Penguatan ekonomi daerah dan konsolidasi kepengurusan |
| Kejati Jawa Barat | Penegakan hukum | Kepastian hukum dan lingkungan bisnis kondusif |
Pertemuan Pengurus dengan Kepala Kejati
Komitmen memperkuat koordinasi itu dibahas dalam audiensi di Gedung Kejati Jawa Barat pada Rabu, 22/7/2026. Ketua Umum Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menghadiri pertemuan tersebut bersama jajaran pengurus.
Audiensi itu menyoroti hubungan antara penegakan hukum, kepercayaan investor, dan ekspansi usaha. Kedua pihak sepakat membangun komunikasi yang lebih baik sebagai bagian dari ekosistem bisnis yang sehat.
Menurut Warta Ekonomi, penguatan koordinasi tidak berhenti pada penanganan persoalan hukum. Dialog juga diposisikan sebagai sarana untuk memperkecil hambatan dalam pelaksanaan kegiatan usaha.
Kadin Menyiapkan Program dan Regenerasi
Di internal organisasi, Kadin Jawa Barat akan membahas sejumlah agenda melalui Rapat Pimpinan Provinsi atau Rapimprov. Forum tersebut diproyeksikan menetapkan program kerja resmi yang mendukung kontribusi organisasi terhadap ekonomi daerah.
Kadin Jawa Barat juga melanjutkan konsolidasi di tingkat kabupaten dan kota. Sejumlah kepengurusan telah memasuki akhir masa bakti sehingga Musyawarah Kota dan Musyawarah Kabupaten sedang berjalan.
Regenerasi kepemimpinan itu dilakukan sesuai mekanisme organisasi untuk memperkuat jangkauan Kadin terhadap kebutuhan dunia usaha di berbagai wilayah. Sinergi dengan Kejati Jawa Barat diharapkan melengkapi upaya tersebut melalui iklim bisnis yang lebih baik dan kepercayaan investor yang lebih kuat.






