Italia Disebut Siapkan Kontrak 4 Tahun untuk Pirlo di Tengah Tekanan Bangkit ke Piala Dunia

Timnas Italia dikabarkan menyiapkan kontrak empat tahun untuk Andrea Pirlo, sebuah mandat yang datang saat Gli Azzurri membutuhkan pemulihan daya saing internasional. Pirlo disebut akan menerima bayaran sekitar 1,5 juta Euro per tahun atau setara Rp 30 miliar.

Penunjukan itu belum diumumkan secara resmi oleh FIGC. Namun, pengumuman kedatangan Pirlo dikabarkan direncanakan berlangsung pada pekan depan.

Mandat Baru di Tengah Catatan Berat Italia

Italia disebut telah gagal lolos ke Piala Dunia dalam tiga edisi. Catatan tersebut membuat pelatih baru akan memikul tuntutan besar untuk membawa tim kembali menunjukkan kemampuan bersaing.

Jika resmi memimpin, Pirlo tidak hanya akan menghadapi agenda pertandingan reguler. Ia juga akan menghadapi ekspektasi untuk membangun ulang performa Italia setelah kegagalan beruntun menuju putaran Piala Dunia.

Kompetisi terdekat yang disebut menanti adalah UEFA Nations League musim 2026/27. Ajang itu dapat menjadi kesempatan awal bagi pelatih baru untuk membentuk kembali performa tim.

Pirlo Menjadi Opsi yang Lebih Memungkinkan

Rencana menunjuk Pirlo muncul setelah FIGC dikabarkan mempertimbangkan sejumlah kandidat dengan profil yang sangat berbeda. Faktor biaya disebut ikut memengaruhi arah pencarian pelatih bagi Timnas Italia.

Menurut sport.detik.com, Direktur Teknik FIGC Paolo Maldini sebelumnya telah menghubungi Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola. Kedua nama itu dikabarkan tidak melanjutkan pembicaraan untuk mengambil alih posisi pelatih Italia.

NamaStatusNilai atau Kontrak yang Disebut
Andrea PirloDikabarkan sepakat dengan FIGCEmpat tahun, 1,5 juta Euro per tahun
Carlo AncelottiDikabarkan menolakBersama Brasil hingga musim panas 2030
Pep GuardiolaDikabarkan menolakDitaksir 20 juta Euro per tahun

Ancelotti disebut memilih menghormati komitmennya bersama Timnas Brasil. Kontraknya bersama Brasil dikabarkan masih berlaku hingga musim panas 2030.

Guardiola disebut belum siap beralih ke pekerjaan sebagai pelatih tim nasional setelah menyelesaikan masa kerjanya di Manchester City. Nilai bayaran yang dikaitkan dengannya juga disebut berada di luar kemampuan FIGC.

Selisih Bayaran yang Mencolok

Guardiola ditaksir menerima 20 juta Euro per tahun, sedangkan Pirlo disebut berada pada angka 1,5 juta Euro per tahun. Kontras tersebut memperlihatkan perbedaan besar dalam biaya antara kandidat yang sempat dipertimbangkan.

FIGC dikabarkan tidak dapat memenuhi angka yang dikaitkan dengan Guardiola. Dalam situasi itu, Pirlo menjadi opsi yang dipandang lebih realistis untuk diikat dalam kontrak jangka panjang.

Nilai kontrak Pirlo menjadi salah satu detail utama dari rencana penunjukan ini. Meski demikian, seluruh informasi mengenai masa kerja dan kompensasinya masih berstatus kabar hingga FIGC memberikan pengumuman resmi.

Keputusan akhir nantinya akan menentukan siapa yang memimpin Italia memasuki agenda UEFA Nations League 2026/27. Bagi Pirlo, apabila penunjukan itu terwujud, empat tahun masa kerja tersebut akan dimulai dengan tuntutan mengakhiri periode sulit Gli Azzurri.

FIGC disebut sedang mencari sosok yang mampu mengembalikan Italia ke jalur persaingan internasional. Rencana mendatangkan Pirlo menempatkan kebutuhan itu berdampingan dengan pertimbangan biaya yang lebih terukur.

Baca Juga