Baterai 8.000mAh di iQOO Neo 11S Muncul Bersama Layar OLED 144Hz

iQOO Neo 11S disebut akan membawa baterai berkapasitas sekitar 8.000mAh, angka yang tidak lazim untuk ponsel dengan orientasi performa. Kapasitas besar itu dikabarkan akan dipadukan dengan pengisian daya kabel 100W agar waktu pengisian tidak menjadi terlalu panjang.

Bocoran tersebut juga mengarah pada layar OLED datar beresolusi 2K dengan refresh rate 144Hz. Jika spesifikasi ini akurat, Neo 11S dapat menawarkan kombinasi daya tahan dan tampilan mulus dalam satu perangkat.

Spesifikasi Utama yang Beredar

Informasi mengenai perangkat ini masih belum dikonfirmasi oleh iQOO. Namun, sejumlah detail yang beredar telah menggambarkan arah peningkatan Neo 11S dibandingkan iQOO Neo 11.

AspekInformasi yang Beredar
LayarOLED datar, 2K, 144Hz
BateraiSekitar 8.000mAh
Pengisian dayaKabel 100W
KeamananSensor sidik jari ultrasonik di layar
KetahananSertifikasi IP68

Layar dengan refresh rate 144Hz berpotensi membuat pergerakan antarmuka dan konten bergerak terlihat lebih lancar. Ukuran panel belum disebutkan dalam informasi yang tersedia, sehingga detail dimensi perangkat masih belum diketahui.

Sensor sidik jari ultrasonik di dalam layar juga disebut akan menjadi salah satu fitur keamanan yang disiapkan. Selain itu, perangkat tersebut dikabarkan mengantongi rating IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air.

Opsi Memori hingga 16GB RAM

Digital Chat Station melalui Weibo menyebut iQOO Neo 11S dapat hadir dalam empat konfigurasi memori untuk pasar China. Pilihan tertinggi dikabarkan menggabungkan RAM 16GB dengan penyimpanan internal 512GB.

VarianRAMPenyimpanan
112GB256GB
212GB512GB
316GB256GB
416GB512GB

Varian paling dasar disebut menggunakan RAM 12GB dan ruang penyimpanan 256GB. Harga awal perangkat ini di China dilaporkan berada pada CNY 3.000, tetapi harga setiap varian belum diungkap.

Pilihan warna yang disebut dalam bocoran mencakup putih terang, hitam bayangan, dan Wind Chaser. Nama pemasaran akhirnya dapat berubah ketika iQOO mengumumkan perangkat tersebut secara resmi.

Indikasi dari Sertifikasi dan Pengujian

Dukungan pengisian daya kabel 100W sebelumnya dikaitkan dengan daftar sertifikasi 3C untuk perangkat bernomor model V2545A. Nomor model itu diyakini merujuk pada iQOO Neo 11S, meski identitasnya belum disahkan oleh perusahaan.

Rincian prosesor belum muncul dalam bocoran terbaru. Laporan terdahulu mengarah pada kemungkinan penggunaan versi dengan kecepatan lebih rendah dari MediaTek Dimensity 9500.

Menurut Gadgets360, perangkat Vivo dengan nomor model V2545A pernah terlihat dalam basis data pengujian dengan chipset MT6993 yang dikaitkan dengan Dimensity 9500. Entri tersebut juga mencantumkan RAM sekitar 16GB dan sistem operasi Android 16.

Dalam pengujian Geekbench, perangkat yang diduga sebagai Neo 11S itu memperoleh skor 3.395 untuk single-core dan 10.312 untuk multi-core. Hasil tersebut belum dapat dipastikan sebagai performa final karena iQOO belum mengumumkan spesifikasi chipsetnya.

Jadwal Peluncuran Masih Menunggu Kepastian

iQOO Neo 11S sebelumnya diperkirakan meluncur di China pada Juli, tetapi jadwal itu tidak terwujud. Bocoran terbaru menyebut peluncurannya kini diarahkan ke Agustus.

Belum ada tanggal resmi dari iQOO untuk pengumuman perangkat ini. Karena itu, kapasitas baterai, layar 144Hz, pengisian 100W, harga, serta konfigurasi memorinya masih harus diperlakukan sebagai informasi yang belum final.

Baca Juga