Bukan Hanya Baterai, Inverter hingga Perangkat Lunak Mobil Listrik Juga Harus Dirawat

Perawatan mobil listrik kini tidak hanya berkaitan dengan kondisi baterai dan komponen fisik. Perangkat lunak kendaraan juga perlu diperbarui secara berkala agar sistem elektronik tetap mengikuti rekomendasi pabrikan.

Pembaruan perangkat lunak umumnya dilakukan melalui bengkel resmi. Kebutuhan ini memperlihatkan bahwa mobil listrik tetap memerlukan servis meski pekerjaan mekanisnya lebih sedikit daripada mobil bensin.

Selain perangkat lunak, pemilik perlu memantau inverter, sistem kelistrikan, motor listrik, baterai, dan sistem pendingin. Setiap bagian memiliki peran dalam menjaga kinerja serta keandalan kendaraan.

Sistem kelistrikan perlu diperiksa secara berkala, termasuk pelumas pada bagian motor listrik. Coolant juga harus diperhatikan karena cairan tersebut tetap digunakan pada kendaraan listrik.

Komponen Utama dan Fokus Pemeriksaan

KomponenPerawatan yang Diperlukan
BateraiDiperiksa rutin untuk menjaga performa kendaraan.
Sistem pendinginMemastikan coolant tetap mendapat perhatian.
InverterMenjalani pemeriksaan berkala sebagai bagian sistem kendaraan.
Sistem kelistrikan dan motor listrikDiperiksa, termasuk pelumas pada bagian motor listrik.

Keempat bagian tersebut tidak dapat dipisahkan dari pola servis kendaraan listrik. Pemeriksaan rutin dibutuhkan untuk membantu menekan risiko gangguan pada komponen yang penting bagi pengoperasian kendaraan.

Pemilik Dokter Mobil, Lung Lung, menyatakan bahwa sistem kelistrikan dan cairan pendukung perlu tetap menjadi perhatian. “Yang penting tetap cek sistem kelistrikannya dan jangan abaikan coolant atau pelumas di bagian motor listrik,” ujar Lung Lung.

Lebih Sederhana daripada Mobil Bensin

Mobil listrik tidak memakai mesin pembakaran internal dan memiliki lebih sedikit komponen bergerak. Kondisi ini membuat sejumlah kebutuhan perawatan pada mobil bensin tidak berlaku pada kendaraan listrik.

Penggantian oli mesin, busi, dan filter udara tidak diperlukan pada mobil listrik. Inilah salah satu faktor yang membuat biaya servis dan interval perawatannya dapat terasa lebih ringan bagi pemilik.

Namun, mobil listrik masih menggunakan gear oil, minyak rem, coolant, serta oli kompresor AC. Cairan-cairan tersebut tidak boleh dilupakan hanya karena kendaraan tidak menggunakan oli mesin.

Regenerative Braking Mengurangi Beban Rem

Sistem regenerative braking membantu kendaraan melambat sambil mengurangi beban kerja rem konvensional. Dampaknya, sistem pengereman mobil listrik cenderung lebih awet.

Keawetan itu tidak berarti rem dapat dibiarkan tanpa pemeriksaan. Minyak rem tetap perlu mendapat perhatian dalam jadwal servis kendaraan.

Otomotif Kompas melaporkan pemilik mobil listrik tetap disarankan mematuhi jadwal perawatan dari pabrikan. Jadwal tersebut menjadi acuan untuk memeriksa komponen utama sekaligus melakukan pembaruan perangkat lunak bila diperlukan.

Lung Lung menilai servis kendaraan listrik memang lebih simpel dan hemat dibanding mobil bensin. Namun, ia menegaskan pemilik tidak boleh lalai karena kendaraan tetap membutuhkan perawatan berkala.

Baca Juga