Indonesia memasuki semifinal SEA V Cup 2026 sebagai pemuncak Pool A, tetapi Reidel Toiran meminta timnya tidak terlena oleh posisi tersebut. Pelatih itu mengingatkan bahwa laga melawan Vietnam akan menentukan kesempatan Indonesia untuk melaju ke final.
Indonesia dijadwalkan menghadapi Vietnam pada Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 19.00 WIB di Jakarta International Velodrome, Rawamangun. Vietnam datang sebagai runner-up Pool B dalam pertandingan empat besar tersebut.
Status juara grup dan kemenangan pada pertemuan awal tidak mengubah tuntutan Toiran kepada para pemain. Ia meminta Indonesia menampilkan permainan terbaik dengan kesungguhan penuh.
“Menghadapi babak semifinal tentu semuanya harus maksimal. Siapa pun lawannya, kami harus menampilkan permainan terbaik. Saya percaya kepada semua pemain,” kata Toiran dalam keterangan tertulis PP PBVSI.
Hasil Fase Grup Tidak Boleh Menjadi Beban
Indonesia merebut puncak Pool A setelah mengalahkan Filipina 3-1 pada Jumat, 24 Juli 2026. Farhan Halim dan rekan-rekannya menang 25-18, 25-17, 23-25, dan 25-19.
Tim Indonesia sempat kehilangan set ketiga setelah dua set awal dikuasai. Respons pada set keempat kemudian memastikan kemenangan sekaligus posisi Indonesia di atas Kamboja dan Filipina.
Kemampuan bangkit setelah kehilangan satu set menjadi modal bagi Indonesia sebelum memasuki fase gugur. Namun, Toiran tidak menjadikan hasil itu sebagai dasar untuk mengurangi kewaspadaan terhadap Vietnam.
| Tim Lawan | Fase | Catatan Indonesia |
|---|---|---|
| Filipina | Pool A | Menang 3-1 dan menjadi pemuncak grup |
| Vietnam | Putaran pertama | Menang 3-0 di Candon City |
| Vietnam | Semifinal | Berjuang untuk tiket final |
Vietnam Pernah Dikalahkan, tetapi Semifinal Berbeda
Pada putaran pertama di Candon City, Indonesia mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0. Kemenangan itu diraih melalui skor 25-22, 25-20, dan 25-22.
Hasil tersebut memberi Indonesia modal kepercayaan diri, tetapi semifinal membawa situasi yang berbeda. Toiran menekankan bahwa setiap lawan harus dihadapi dengan kesiapan yang sama kuatnya.
Ia juga menaruh perhatian pada aspek mental pemain karena tekanan untuk menang akan selalu muncul dalam pertandingan penting. Pemain diminta tetap menikmati permainan agar tekanan itu tidak menghambat pengambilan keputusan di lapangan.
“Saat ini terpenting untuk mereka menikmati pertandingan dan tidak bermain dalam tekanan berlebihan. Tekanan untuk menang memang pasti ada, tetapi jangan sampai hal itu menjadikan mereka stres,” ujar Toiran.
Semifinal lainnya mempertemukan Thailand dengan Kamboja. Filipina dan Myanmar akan memainkan pertandingan perebutan tempat kelima dan keenam.
Bagi Indonesia, duel melawan Vietnam menjadi kesempatan untuk melanjutkan laju dari Pool A ke partai puncak. Pesan Toiran tetap sama, yakni bermain maksimal tanpa menganggap kemenangan 3-0 sebelumnya sebagai jaminan.






