Saat Golden Tampil Perdana di Luar AS, EJAE Kehilangan Fokus karena Leonardo DiCaprio

Penampilan perdana “Golden” di luar Amerika Serikat menjadi pengalaman yang tidak sepenuhnya mulus bagi EJAE. Saat naik panggung BAFTA 2026 bersama dua pengisi vokal HUNTR/X, ia kehilangan fokus setelah bertatapan langsung dengan Leonardo DiCaprio.

EJAE mengaku momen itu terjadi ketika ia memasuki bagian nada tinggi. Vokal penyanyi bernama asli Kim Eun-jae tersebut sempat pecah dalam lagu dari KPop Demon Hunters itu.

Situasi tersebut terasa menonjol karena “Golden” telah membawa EJAE pada pencapaian besar di industri musik dan film. Lagu itu kemudian memenangkan Oscar, dengan EJAE tercatat sebagai salah satu penulisnya.

Keberhasilan “Golden” juga membuatnya termasuk musisi K-pop pertama yang mengantongi Grammy Award, Golden Globe Award, dan Academy Award. Popularitas lagu itu tumbuh setelah KPop Demon Hunters tayang pada Juni 2025.

Tatapan dari Deretan Penonton

Leonardo DiCaprio berada di BAFTA 2026 sebagai nomine kategori akting untuk One Battle After Another. Penghargaan tersebut akhirnya diberikan kepada Robert Aramayo, pemeran dalam I Swear.

Bagi EJAE, kehadiran DiCaprio di antara penonton bukan sekadar detail dari malam penghargaan. Tatapan langsung dengan aktor itu membuat situasi yang telah menegangkan menjadi lebih sulit dihadapi.

Dalam wawancara dengan The Times yang dilaporkan Variety, EJAE menyampaikan bahwa penampilannya sempat terganggu. “Saya melakukan kesalahan,” kata EJAE.

Ia menjelaskan bahwa suaranya tidak sepenuhnya stabil saat berusaha mencapai nada tinggi. “Suara saya sempat sedikit pecah saat mencapai nada tinggi. Leonardo DiCaprio ada [di antara penonton] tepat di depan saya dan dia tidak tersenyum,” ujarnya.

EJAE mengatakan tatapan tersebut membuat konsentrasinya buyar. Ia mengaku sudah merasa gugup karena harus tampil di depan banyak selebritas.

“Dia membuat saya sangat gugup. Berada di hadapan begitu banyak selebritas saja sudah sangat menegangkan, lalu saya mendongak dan bertatapan langsung dengan Leonardo DiCaprio? Sungguh luar biasa,” kata EJAE.

BAFTA dan Perjalanan Golden

BAFTA tidak memiliki kategori penghargaan untuk lagu orisinal terbaik. Meski demikian, panggung BAFTA memberi posisi penting dalam perjalanan internasional “Golden” karena menjadi penampilan pertama lagu itu di luar Amerika Serikat.

EJAE membawakan “Golden” bersama dua pengisi vokal lain dari HUNTR/X. Penampilan tersebut berlangsung di tengah periode padat agenda penghargaan yang dijalani EJAE sepanjang 2026.

Menurut CNN Indonesia, rangkaian musim penghargaan itu mempertemukan EJAE dengan sejumlah tokoh terkemuka dari industri hiburan dan musik. Salah satu pertemuan yang paling diingatnya terjadi di sebuah pesta setelah acara.

Jay-Z menghampiri EJAE dan memperkenalkan diri dengan nama Shawn. Pertemuan itu semakin berkesan ketika Beyoncé memberikan pujian terhadap kemampuan vokalnya.

“Beyoncé adalah idola saya dan dia berkata, ‘Suaramu luar biasa,’” kenang EJAE. Ketika EJAE menanyakan apakah Beyoncé mengenal “Golden”, ia mendapat jawaban bahwa anak-anak perempuan Beyoncé menyanyikan lagu tersebut.

Melanjutkan Karier sebagai Penyanyi Solo

Kesibukan di panggung penghargaan tidak menghentikan langkah solo EJAE. Ia telah merilis dua singel setelah keterlibatannya dalam proyek KPop Demon Hunters.

RilisanTanggal RilisKeterangan
In Another World24 Oktober 2025Singel solo perdana
Time After Time6 Februari 2026Singel lanjutan

“In Another World” dirilis pada 24 Oktober 2025 sebagai singel solo perdana EJAE. Ia kemudian melanjutkannya dengan “Time After Time” yang dirilis pada 6 Februari 2026.

Dua rilisan tersebut menjadi penanda langkah berikutnya bagi EJAE setelah keberhasilan “Golden”. Pengalaman di BAFTA 2026 pun menambah catatan personal dalam perjalanan lagu yang membawanya ke panggung penghargaan dunia.

Baca Juga