Gol bunuh diri Radovan Pankov pada menit ke-64 mengantar Persebaya Surabaya menang 1-0 atas Persija Jakarta. Bernardo Tavares menilai gol tersebut tidak semata hadir karena keberuntungan, melainkan diawali kerja keras tim dalam memberi tekanan.
Persebaya menundukkan Persija dalam pertandingan Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7) malam. Gol Pankov menjadi satu-satunya pembeda pada laga yang menurut Tavares berlangsung sangat intens untuk ukuran pramusim.
Keberuntungan yang Dibangun Tekanan
Tavares mengakui bahwa gol bunuh diri dapat dipandang sebagai situasi yang menguntungkan bagi timnya. Namun, ia menegaskan peluang mendapatkan keberuntungan itu lahir karena pemain Persebaya bekerja keras mengganggu penguasaan bola lawan.
Tekanan ketat diarahkan kepada lini belakang Persija ketika berusaha membangun permainan. Dari tekanan itu, Persija membuat umpan buruk menuju penjaga gawang dan Persebaya memanfaatkan situasi hingga bola berakhir di gawang sendiri.
“Terkadang, bagus juga untuk mendapatkan keberuntungan seperti ini. Namun, seperti yang sudah sering kami katakan, keberuntungan juga membutuhkan banyak kerja keras,” ucap Tavares. Ia menilai para pemain pantas memperoleh hasil positif setelah menjalankan tuntutan permainan dengan baik.
Pelatih asal Portugal itu memberi perhatian khusus pada kemampuan timnya saat tidak menguasai bola. Bagi Tavares, fase tersebut menjadi unsur utama yang membuat Persebaya dapat mengendalikan momen-momen penting pertandingan.
“Saya menyukai aksi tim kami saat tanpa bola. Seperti yang saya katakan, situasi yang terjadi dalam pertandingan, dengan gol yang menentukan pertandingan, menjadi pemicu,” kata Tavares dalam konferensi pers setelah laga.
Ia menilai pressing Persebaya berjalan efektif dan membuat lawan melakukan kesalahan dalam distribusi bola. Kesalahan itu kemudian berubah menjadi gol bunuh diri yang membuat Persija tertinggal.
Persebaya Dinilai Lebih Mengancam
Selain menyoroti pressing, Tavares menilai Persebaya menunjukkan kualitas permainan saat membawa bola. Ia menyebut timnya memiliki jumlah tembakan ke arah gawang dan peluang mencetak gol yang lebih banyak dibandingkan Persija.
Penilaian tersebut mencakup kerja tim dalam dua situasi yang berbeda, yakni ketika menyerang dan bertahan. Tavares melihat pemain Persebaya mampu menjalankan tugasnya secara baik dalam kedua fase itu.
| Aspek Pertandingan | Persebaya Surabaya | Persija Jakarta |
|---|---|---|
| Hasil akhir | Menang 1-0 | Kalah 0-1 |
| Gol penentu | Memanfaatkan tekanan ke lini belakang | Gol bunuh diri Radovan Pankov menit ke-64 |
| Penilaian pelatih | Lebih banyak tembakan dan peluang | Diungguli dalam laga |
“Namun, bagaimanapun, saya pikir tim kami melakukan pekerjaan yang bagus, baik saat tanpa bola maupun dengan bola,” tutur Tavares. Pernyataan itu memperlihatkan bahwa ia tidak menilai kemenangan hanya dari satu gol yang tercipta.
Persebaya menghadapi pertandingan tersebut dengan tuntutan fisik yang tinggi. Tavares bahkan menyebut dirinya tidak menduga intensitas laga pramusim bisa berjalan seperti itu.
Tempo Tinggi Mengubah Keputusan
Intensitas pertandingan membuat Tavares tidak dapat melaksanakan seluruh rencana pergantian pemain yang telah disiapkan. Kondisi di lapangan membuat staf pelatih harus mengambil keputusan sesuai kebutuhan yang berkembang selama pertandingan.
“Ini adalah pertandingan yang sangat intens untuk sebuah laga pramusim. Saya terkejut dengan intensitasnya,” ujar Tavares, seperti dikutip CNN Indonesia. Ia menyebut terdapat pemain-pemain yang telah masuk rencana, tetapi tidak bisa diturunkan pada waktu yang direncanakan.
Situasi itu menggambarkan ketatnya duel antara Persebaya dan Persija meski berlangsung dalam agenda persiapan. Persebaya tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhir laga setelah memperoleh gol pada pertengahan babak kedua.
Tavares turut memuji atmosfer yang tercipta di Stadion Gelora Bung Tomo. Ia menilai kehadiran suporter memberikan bantuan besar bagi para pemain Persebaya di lapangan.
“Saya juga menyukai atmosfer di stadion, luar biasa, dan sangat membantu para pemain,” kata Tavares. Dukungan tersebut menjadi bagian dari suasana kandang yang mengiringi kemenangan tipis Persebaya atas Persija.






