Obat-obatan, perlengkapan kebersihan, air minum, dan penerangan darurat menjadi kebutuhan yang disalurkan kepada warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Pertamina Patra Niaga mengirim bantuan melalui program Pertamina Peduli setelah menerima informasi kebutuhan dari tim di wilayah terdampak.
Kiriman itu mencakup paracetamol, obat diare, vitamin, minyak kayu putih, pampers, pembalut wanita, sabun mandi, dan tisu basah. Kebutuhan tersebut disalurkan bersama pangan agar warga dapat melewati masa tanggap darurat.
Kebutuhan Dasar Disalurkan Bersamaan
Bantuan makanan siap santap berjumlah lebih dari 250 paket untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Pertamina Patra Niaga juga mengirim 100 dus air mineral, 20 dus biskuit, 15 dus roti, serta 20 dus susu UHT.
Pengiriman pangan dan air minum menjadi penting karena kebutuhan harian warga meningkat dalam situasi pascagempa. Bantuan itu tidak hanya berfokus pada konsumsi, melainkan juga memasukkan dukungan sanitasi dan listrik.
| Jenis Bantuan | Jumlah | Kegunaan |
|---|---|---|
| Paket makanan siap santap | Lebih dari 250 paket | Kebutuhan pangan warga |
| Air mineral | 100 dus | Kebutuhan minum |
| Biskuit | 20 dus | Persediaan pangan |
| Roti | 15 dus | Persediaan pangan |
| Susu UHT | 20 dus | Tambahan kebutuhan pangan |
| Toilet portable | 3 unit | Kebutuhan sanitasi |
| Genset | 1 unit, 3.000 watt | Penerangan dan kebutuhan listrik |
Genset dan Toilet Portable untuk Lokasi Terdampak
Satu unit genset berkapasitas 3.000 watt dikirim untuk mendukung kebutuhan listrik dan penerangan, terutama pada malam hari. Bantuan ini melengkapi tiga unit toilet portable yang disalurkan untuk kebutuhan sanitasi warga.
Kehadiran fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi terdampak. Dukungan kesehatan, kebersihan, pangan, air minum, listrik, dan sanitasi diberikan dalam satu rangkaian penyaluran.
Penyaluran Tahap Awal
Bantuan tahap pertama mulai disalurkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga pembaruan pada hari itu, bantuan telah menjangkau sekitar 422 penerima manfaat di wilayah terdampak.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan bantuan disiapkan sesuai laporan kebutuhan yang diterima dari lapangan. “Tim Pertamina Patra Niaga di wilayah terdampak memberikan informasi kebutuhan bantuan dan per hari ini (15/8/2026) kami telah mengirimkan bantuan tersebut,” ujar Kitty.
Menurutnya, penyaluran tersebut mencerminkan upaya untuk merespons kebutuhan warga secara menyeluruh. “Dalam kondisi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa hadir dan membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak,” tambah Kitty.
Perwakilan warga terdampak menyatakan bantuan telah diterima masyarakat. “Alhamdulillah, malam ini kami telah menerima bantuan untuk masyarakat terdampak gempa,” ujar perwakilan tersebut.
Sebelumnya, Fuel Terminal Reo telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak di wilayah sekitarnya. Pertamina Patra Niaga menyatakan akan melanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak selama penanganan pascabencana agar kebutuhan masyarakat di NTT dapat terus dipenuhi.






