Galaxy Z Fold8 membawa peningkatan besar pada kecepatan pengisian daya dengan dukungan kabel hingga 45W. Menurut pengujian internal Samsung, perangkat ini dapat mengisi baterai hingga 63% dalam sekitar 30 menit.
Hasil tersebut menjadi pembeda penting dari Galaxy Z Fold7 yang mendukung pengisian 25W. Pada durasi yang sama, generasi sebelumnya disebut mampu mencapai pengisian hingga 50%.
Perubahan ini memberi keuntungan bagi pengguna yang hanya memiliki waktu singkat untuk mengisi daya sebelum kembali beraktivitas. Selisih persentase baterai dapat terasa saat ponsel dipakai untuk bekerja, menonton video, bermain game, atau membuka beberapa aplikasi sekaligus.
Adaptor 45W Dijual Terpisah
Kemampuan pengisian hingga 63% dalam 30 menit diperoleh saat Galaxy Z Fold8 menggunakan adaptor 45W dan kabel USB-C 3A. Adaptor dengan daya tersebut tidak tersedia secara otomatis di dalam kotak penjualan.
Kecepatan pengisian aktual juga dapat berubah dalam penggunaan sehari-hari. Suhu perangkat, kondisi baterai, jenis kabel, serta aktivitas yang masih berjalan saat pengisian dapat memengaruhi hasilnya.
| Aspek | Galaxy Z Fold8 | Galaxy Z Fold7 |
|---|---|---|
| Kapasitas baterai | 4.800 mAh | 4.400 mAh |
| Klaim pemutaran video | Hingga 26 jam | Hingga 24 jam |
| Pengisian kabel | 45W | 25W |
| Pengisian dalam 30 menit | Hingga 63% | Hingga 50% |
| Bobot | 201 gram | 215 gram |
Kapasitas Bertambah 400 mAh
Selain pengisian lebih cepat, Galaxy Z Fold8 memakai baterai berkapasitas 4.800 mAh. Angka itu bertambah 400 mAh dibandingkan baterai 4.400 mAh pada Galaxy Z Fold7.
Tambahan kapasitas tersebut menjadi relevan pada perangkat lipat yang memiliki layar utama besar. Layar terbuka untuk video, permainan, atau multitasking dapat membutuhkan daya lebih banyak dibandingkan pemakaian ringan.
Samsung menyebut Galaxy Z Fold8 mampu memutar video hingga 26 jam. Klaim itu lebih tinggi daripada durasi hingga 24 jam yang disebutkan untuk Galaxy Z Fold7.
Durasi pemutaran video tersebut merupakan hasil pengujian Samsung, bukan jaminan untuk seluruh jenis aktivitas. Ketahanan baterai tetap dipengaruhi oleh kecerahan layar, kualitas jaringan, aplikasi yang digunakan, dan pola penggunaan.
Lebih Ringan Meski Baterai Lebih Besar
Galaxy Z Fold8 memiliki bobot 201 gram, lebih ringan 14 gram dibandingkan Galaxy Z Fold7 yang berbobot 215 gram. Peningkatan baterai tidak membuat perangkat ini menjadi lebih berat.
Samsung menggunakan teknologi silicon-carbon untuk membantu menempatkan baterai lebih besar dalam bodi yang tetap ringan. Pendekatan ini penting pada ponsel lipat yang harus menampung layar utama berukuran besar saat dibuka.
Perangkat ini juga menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy untuk menangani kebutuhan performa tinggi. Efisiensi prosesor dan optimalisasi sistem dapat membantu pengelolaan daya saat pengguna menjalankan multitasking maupun fitur Galaxy AI.
Pengisian Nirkabel Tetap Disediakan
Galaxy Z Fold8 turut mendukung Fast Wireless Charging 20W bagi pengguna yang memilih pengisian tanpa kabel. Fitur Wireless PowerShare juga tersedia untuk membagikan daya ke perangkat kompatibel.
Opsi tersebut memberi fleksibilitas bagi pengguna yang membawa perangkat tambahan. Namun, pengisian kabel 45W tetap menjadi pilihan utama ketika kebutuhan utamanya adalah menambah daya secepat mungkin.
Kombinasi baterai 4.800 mAh, pengisian 45W, dan bobot 201 gram membuat Galaxy Z Fold8 menawarkan perubahan yang jelas dari generasi sebelumnya. Peningkatan ini terutama menyasar pengguna yang mengandalkan layar luas untuk produktivitas dan hiburan dalam waktu lama.






