Samsung berpotensi mengubah salah satu ciri visual paling mudah dikenali pada lini Galaxy S. Gambar desain yang tercatat di WIPO Global Design Database menunjukkan kemungkinan Galaxy S27 memakai modul kamera horizontal memanjang, bukan lagi kamera cincin terpisah.
Perubahan ini akan membuat bagian belakang perangkat tampak sangat berbeda dari generasi Galaxy S yang beredar sekarang. Tiga sensor terlihat ditempatkan berdampingan dalam satu bilah yang menyatu di area atas panel belakang.
Modul tunggal untuk tiga kamera
Ilustrasi tersebut memperlihatkan ketiga lensa berada dalam satu area kamera horizontal. Pendekatan itu menggantikan kesan kamera mengambang yang dipakai Samsung sejak Galaxy S22.
Bar kamera pada gambar tampak memanjang dari sisi ke sisi secara lebih rapi dibanding susunan cincin individual. Jika diterapkan pada produk komersial, desain ini dapat menjadi perubahan visual terbesar Galaxy S dalam beberapa tahun terakhir.
| Elemen | Tampilan pada dokumen desain | Arti yang mungkin |
|---|---|---|
| Susunan kamera | Tiga sensor sejajar | Seluruh lensa berada dalam satu modul |
| Bentuk modul | Bar horizontal memanjang | Berbeda dari cincin kamera terpisah |
| Posisi modul | Hampir rata dengan panel belakang | Ketebalan nyata belum dapat dipastikan |
Desain semacam ini mengingatkan pada bahasa visual Google Pixel 11 serta pendekatan modul kamera yang lebih terpadu pada Galaxy S10. Namun, gambar itu tetap mempertahankan unsur umum seri Galaxy S, seperti sudut membulat, sisi datar, dan siluet bodi yang familier.
Dengan kata lain, kemungkinan perubahan berfokus pada area kamera, bukan perombakan menyeluruh atas bentuk perangkat. Samsung tampaknya dapat mempertahankan identitas dasar Galaxy S sambil memberi pembeda yang lebih jelas pada panel belakangnya.
Tonjolan tipis belum tentu menjadi kepastian
Salah satu gambar menunjukkan pulau kamera yang tampak nyaris sejajar dengan kaca belakang. Tampilan ini memberi kesan perangkat dapat diletakkan di meja dengan posisi yang lebih stabil dan bersih.
Meski begitu, dokumen paten tidak dapat digunakan untuk memastikan dimensi fisik produk akhir. Ilustrasi desain kerap tidak menggambarkan ketebalan komponen internal secara presisi.
Hilangnya tonjolan kamera sepenuhnya juga belum tentu realistis bagi ponsel premium. Pengurangan tonjolan secara ekstrem dapat menuntut komponen optik lebih kecil, yang berisiko memengaruhi kemampuan kamera.
Karena itu, kemungkinan yang lebih masuk akal adalah Samsung mengurangi tinggi modul tanpa menghapusnya sepenuhnya. Bentuk yang lebih rendah tetap dapat memberi tampilan minimalis tanpa harus mengorbankan ruang penting untuk sistem optik.
Ada kemungkinan terkait pengisian daya magnetik
Gizmochina melaporkan bahwa arah desain tersebut sejalan dengan rumor sebelumnya mengenai sistem kamera yang lebih terintegrasi. Sejumlah laporan juga mengaitkan penataan ulang area belakang dengan kebutuhan ruang bagi kumparan pengisian daya nirkabel magnetik.
Namun, alasan teknis di balik desain baru ini belum dapat dipastikan hanya melalui gambar yang tersedia. Tidak ada rincian resmi dalam dokumen tersebut mengenai komponen pengisian daya, spesifikasi kamera, maupun susunan internal perangkat.
Modul yang lebih menyatu berpotensi memberi ruang yang lebih serasi untuk casing dan aksesori magnetik. Akan tetapi, potensi itu masih berupa kemungkinan, bukan fitur yang telah dikonfirmasi untuk Galaxy S27.
Dokumen WIPO bukan konfirmasi produk
Pendaftaran desain di WIPO menunjukkan bahwa sebuah konsep pernah diajukan untuk perlindungan desain. Hal itu tidak berarti Samsung pasti akan memakai rancangan tersebut pada perangkat yang dijual ke publik.
Produsen dapat mendaftarkan beberapa alternatif desain sebelum menentukan model final. Bar kamera horizontal ini karena itu perlu dipandang sebagai arah yang sedang dipertimbangkan, bukan gambaran pasti Galaxy S27.
Galaxy S27 sendiri disebut belum diharapkan meluncur hingga awal 2027. Samsung masih memiliki waktu untuk menyempurnakan, mengubah, atau menghentikan rancangan yang terlihat dalam dokumen desain tersebut.






