Ferrari CZ26 hadir dengan pendekatan visual yang jauh dari tampilan supercar Ferrari modern pada umumnya. Bodi berwarna perak cair, lampu depan tersembunyi, dan siluet two-box menjadi penanda utama mobil yang hanya dibuat satu unit ini.
Mobil tersebut diperkenalkan di Monterey, California, sebagai karya personal untuk seorang konsumen dari Amerika Serikat. Basis teknisnya tetap mengacu pada Ferrari SF90 Stradale, tetapi Ferrari membangun identitas baru melalui program Special Projects.
Perak Cair dan Aksen Merah
Warna Argento Veloce melapisi seluruh eksterior CZ26 dan memberikan efek visual menyerupai cairan. Pilihan perak ini dipakai untuk memperjelas lekukan panel serta garis horizontal yang membentuk siluet kendaraan.
Ferrari menambahkan Rosso Lampante sebagai aksen kontras pada beberapa area. Warna merah tersebut juga diteruskan ke kabin agar karakter luar dan dalam mobil tetap menyatu.
Velg khusus menggabungkan finishing hitam mengilap dengan teknik shot-peened. Proses itu memanfaatkan semburan butiran sangat kecil untuk menghasilkan tampilan permukaan tertentu.
Bagian ujung knalpot memakai titanium dalam warna alaminya. Serat karbon berpigmen juga digunakan di beberapa area untuk mempertegas nuansa teknis pada mobil ini.
Wajah Bersih dengan Grille Fungsional
Bagian depan Ferrari CZ26 menggunakan grille fungsional yang membentang dari sisi ke sisi bodi. Bidang tersebut menyatukan lampu, saluran udara rem, sensor, serta beberapa komponen teknis lain.
Lampu depan dibuat sangat tipis dan tersembunyi ketika tidak digunakan. Pendekatan ini membuat fascia depan terlihat bersih tanpa tampilan lampu konvensional yang dominan.
Desain horizontal terus terlihat pada bagian belakang melalui diffuser dengan orientasi kuat ke samping. Buritan juga memakai bidang terpotong dan lampu belakang model cantilever yang memberi kesan ringan seperti pahatan.
| Area | Detail Desain | Kesan atau Fungsi |
|---|---|---|
| Eksterior | Argento Veloce dan Rosso Lampante | Menegaskan lekukan bodi dan aksen personal |
| Fascia depan | Grille lebar dan lampu tersembunyi | Tampilan bersih serta integrasi komponen teknis |
| Buritan | Lampu cantilever dan diffuser horizontal | Memberi kesan ringan, lebar, dan stabil |
| Kabin | Kain teknis hitam dan serat karbon | Menyatukan tema interior dan eksterior |
Kabin dengan Pola Khusus
Konsep horizontal dari bodi diteruskan ke area interior. Atap dan pilar memakai trim hitam agar kokpit terasa menyatu dengan struktur kendaraan.
Ferrari menggunakan kain teknis hitam yang dibuat khusus untuk CZ26. Bagian tengah jok diproduksi dengan teknologi additive manufacturing dan membawa pola yang dirancang secara spesifik untuk mobil one-off tersebut.
Logo CZ26 hadir sebagai bordir di dalam kabin. Dasbor dan sejumlah panel pintu menggunakan warna senada bodi luar, sementara serat karbon tersedia dalam permukaan matte dan satin.
Beberapa komponen bahkan memakai serat karbon dengan filamen metalik yang ditenun ke dalam material. Detail ini melanjutkan perpaduan antara sentuhan artistik dan karakter teknis pada CZ26.
Desain Klasik yang Tetap Fungsional
Ferrari menyebut desain CZ26 terinspirasi oleh sejumlah karya penting desain industri Italia pada 1970-an. Namun, elemen klasik tersebut tidak diterapkan secara mentah karena harus menyesuaikan kebutuhan mobil modern.
Siluet two-box menjadi tema yang mengatur keseluruhan bentuk kendaraan. Bagian tengah bodi menyerupai kapsul, lalu diapit empat volume berotot pada area roda.
Ferrari juga mengembangkan ulang aerodinamika dan sistem pendinginan untuk mendukung bentuk baru ini. Radiator tengah diubah orientasinya, sedangkan bumper depan memakai air curtain untuk mengelola aliran udara di sekitar roda depan.
Di bagian belakang, spoiler besar, diffuser khusus, dan ventilasi pada penutup mesin bekerja untuk mendukung downforce serta pelepasan panas. Ferrari Design Studio di bawah arahan Flavio Manzoni menangani perancangan Ferrari CZ26 melalui Ferrari Special Projects.






