DFSK E5 Plus tidak hanya mengandalkan konfigurasi tujuh penumpang untuk menarik perhatian keluarga. SUV plug-in hybrid ini juga membawa fitur Vehicle to Load atau V2L dan 18 fitur ADAS Level 2 sebagai pelengkap kebutuhan perjalanan.
Melalui V2L, energi dari baterai kendaraan dapat digunakan untuk menyalakan perangkat elektronik. Fungsi tersebut dapat dimanfaatkan saat berkemah, piknik, atau menjalankan aktivitas luar ruangan selama kapasitas baterai masih tersedia.
Fitur Bantuan untuk Berkendara dan Parkir
Paket ADAS Level 2 pada DFSK E5 Plus mencakup Automatic Parking Assist atau APA. Sistem ini dilengkapi Automatic Lane Change Assistance atau ALCA sebagai bagian dari perangkat bantuan berkendara yang tersedia.
DFSK menyebut E5 Plus mampu berhenti dari kecepatan 100 km per jam dalam jarak 39,5 meter. Data itu menjadi bagian dari informasi keselamatan aktif yang disampaikan untuk SUV tersebut.
Kelengkapan teknologi ini dipadukan dengan kabin yang menggunakan NVH Proof Quiet Cabin. Teknologi tersebut ditujukan untuk membantu meredam kebisingan serta getaran dari luar kendaraan.
Fasilitas Kabin untuk Perjalanan Keluarga
Susunan tempat duduk DFSK E5 Plus dirancang untuk tujuh penumpang dengan captain seat di baris kedua. Konfigurasi itu memberi penekanan pada kenyamanan penumpang saat mobil dipakai untuk perjalanan lebih jauh.
Di bagian depan tersedia head unit 15,6 inci yang menggunakan chip Snapdragon 8155. Penumpang belakang memperoleh layar hiburan 15,6 inci, sedangkan sistem audio premium didukung 13 speaker.
Ventilated seat tersedia untuk baris pertama dan kedua. Kabin juga memiliki cooler box pada armrest serta 33 ruang penyimpanan untuk membawa berbagai kebutuhan penumpang.
| Perlengkapan | Detail pada DFSK E5 Plus |
|---|---|
| Kapasitas penumpang | 7 penumpang |
| Hiburan depan | Head unit 15,6 inci dengan Snapdragon 8155 |
| Hiburan belakang | Layar 15,6 inci |
| Sistem audio | 13 speaker |
| Penyimpanan kabin | 33 ruang penyimpanan |
Jarak Tempuh dari Kombinasi Bensin dan Listrik
Di balik kelengkapan kabinnya, DFSK E5 Plus menggunakan baterai berkapasitas 25 kWh. Baterai tersebut memungkinkan mobil menempuh hingga 140 km dalam mode listrik murni berdasarkan pengujian NEDC.
Saat baterai menipis, mesin bensin dapat bekerja bersama motor listrik agar kendaraan melanjutkan perjalanan. Dengan baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh, DFSK mengklaim jarak tempuh gabungan mencapai hingga 1.400 km.
Penggerak mobil ini memakai Smart Power System DE-i yang memadukan mesin bensin, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission atau DHT. Sistem tersebut dirancang untuk menjaga penyaluran tenaga tetap halus sekaligus mendukung penghematan bahan bakar.
Menurut DFSK, efisiensi bahan bakar E5 Plus dapat mencapai 83,3 km per liter dengan metode NEDC. Angka tersebut merupakan klaim pabrikan dan hasil pemakaian aktual dapat berbeda bergantung kondisi penggunaan.
| Aspek Penggerak | Spesifikasi |
|---|---|
| Jenis kendaraan | Plug-in Hybrid Electric Vehicle |
| Kapasitas baterai | 25 kWh |
| Jarak listrik murni | Hingga 140 km menurut NEDC |
| Jarak tempuh gabungan | Hingga 1.400 km |
| Konsumsi bahan bakar | 83,3 km per liter menurut NEDC |
Perpaduan V2L, ruang tujuh penumpang, serta perangkat bantuan mengemudi memperlihatkan fokus DFSK E5 Plus pada kebutuhan keluarga. Sistem plug-in hybridnya kemudian memberi pilihan antara perjalanan listrik untuk rutinitas dan dukungan mesin bensin untuk perjalanan lebih panjang.






