Delapan belas tim terbaik developerday.id 2026 akan memperoleh jalur menuju panggung internasional melalui persiapan untuk APICTA Award 2026. Peluang ini menempatkan kompetisi tersebut bukan sekadar ajang seleksi, melainkan ruang pengembangan bagi karya teknologi buatan Indonesia.
Pengumuman finalis dijadwalkan pada 24 Oktober 2026, sebelum para peserta terpilih menuju acara puncak pada 10 November 2026. APICTA Award 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 Desember 2026.
Jadwal Seleksi hingga Panggung Internasional
Pendaftaran proposal developerday.id 2026 dibuka mulai 14 Agustus sampai 14 Oktober 2026. Seleksi proposal akan dilakukan segera setelah masa pendaftaran berakhir, yakni pada 15 hingga 18 Oktober 2026.
| Tahapan | Jadwal | Keterangan |
|---|---|---|
| Pendaftaran proposal | 14 Agustus–14 Oktober 2026 | Pengajuan proposal peserta |
| Seleksi | 15–18 Oktober 2026 | Pemilihan proposal |
| Pengumuman finalis | 24 Oktober 2026 | Penetapan 18 tim terbaik |
| Acara puncak | 10 November 2026 | Digelar pada Hari Pahlawan |
| APICTA Award 2026 | 7 Desember 2026 | Persiapan wakil Indonesia |
Rangkaian ini dirancang untuk mempertemukan pengembang lokal dengan industri serta calon investor. Produk dan talenta yang lolos diharapkan memperoleh kesempatan pembinaan agar mampu melanjutkan pengembangan inovasinya.
Kolaborasi Tiga Lembaga
Program ini dijalankan melalui kolaborasi PANDI, Federasi Teknologi Informasi Indonesia atau FTII, serta Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia atau ASPILUKI. Ketiga lembaga menandatangani Perjanjian Kerja Sama pada 27 Juli 2026.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, developerday.id diposisikan sebagai wadah strategis untuk menjaring dan membina talenta digital Indonesia. Program ini juga ditujukan untuk membuka pertemuan yang lebih dekat antara pencipta teknologi, pelaku industri, dan pihak yang berpotensi mendanai pengembangan produk.
Ketua PANDI, Isnawan, menyatakan ajang tersebut ingin dibangun sebagai agenda penting bagi pengembang lokal. “Kami ingin menjadikan developerday.id sebagai event ikonik dan rujukan bagi para pengembang lokal, sekaligus menjadi ruang yang mempertemukan developer dengan calon investor,” ujar Isnawan, seperti dikutip Liputan6.com pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Nilai Sektor Aplikasi dan Potensi Talenta
Ketua ASPILUKI, Irwin Day, menyebut nilai investasi sektor aplikasi Indonesia telah mencapai sekitar Rp54,18 triliun pada 2025. Sektor tersebut juga didukung oleh potensi lebih dari dua juta pengembang lokal.
Menurut Irwin, besarnya potensi itu perlu dijawab dengan pembinaan yang berlangsung secara berkelanjutan. “developerday.id merupakan langkah baik yang perlu dilanjutkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kualitas dan daya saing pengembang Indonesia,” tuturnya.
Ketua FTII, Andi Budimansyah, menilai kegiatan ini dapat menjadi batu loncatan bagi inovasi anak bangsa. Ia berharap ajang tersebut menemukan talenta yang dapat menghadirkan inovasi bagi masyarakat sekaligus bersaing pada tingkat global.
Dengan jalur persiapan menuju APICTA Award 2026, karya terpilih berpeluang dikenal di luar negeri. PANDI, FTII, dan ASPILUKI menempatkan kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi inovasi digital nasional.






