Debut Sutradara Reza Arap di Harusnya Horor Membawa Warisan Terakhir Lula Lahfah

Debut Reza Arap Oktovian sebagai sutradara melalui Harusnya Horor memiliki arti khusus karena film ini menjadi karya terakhir Lula Lahfah. Reza menegaskan keterlibatan Lula akan tetap dirayakan sebagai bagian dari perjalanan film tersebut.

Lula memerankan karakter Gea, salah satu pemeran utama dalam cerita itu. Karena peran tersebut, Reza menilai namanya tidak mungkin dipisahkan dari karya yang dijadwalkan tayang pada 20 Agustus 2026.

Reza juga termasuk dalam sembilan anggota AAA Clan yang tampil di film tersebut. Para anggota lain yang terlibat adalah Jot, Yuka, Garry, Niko Junius, Aloy, Bravy, Ibot, dan Tepe46.

Penghormatan yang Bukan Promosi

Salah satu bentuk penghormatan Reza adalah menyediakan kursi kosong untuk Lula dalam kegiatan film. Kursi khusus itu pernah disiapkan saat pemutaran awal dan sempat memicu hujatan.

Meski mendapat respons negatif, Reza tidak berniat mengubah sikapnya. Ia menolak anggapan bahwa kursi tersebut digunakan sebagai gimmick atau materi promosi film.

Dalam konferensi pers di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2026), Reza menyatakan film itu pasti didedikasikan kepada Lula. Kompas.com mengutip pernyataan Reza yang menempatkan Lula sebagai salah satu pemeran utama film.

“Saya akan tetap merayakan Lula, karena ini legacy dia juga di film ini, itu aja,” kata Reza. Ia menilai penghormatan itu diperlukan agar Lula tidak seolah-olah dikesampingkan dari karya yang turut dibangunnya.

AspekKeterangan
Pemeran Lula LahfahGea
Posisi Reza ArapSutradara dan pemain
Penayangan film20 Agustus 2026

Catatan Produksi Masih Tersimpan

Reza menyebut catatan produksi film, termasuk call sheet dan jadwal syuting, masih tersimpan di ponselnya. Keberadaan catatan itu memperlihatkan bahwa keterlibatan Lula tercatat dalam proses kerja film.

Ia juga menjelaskan bahwa pembahasan mengenai Lula tidak dijadikan pusat konferensi pers. Reza ingin dedikasi tersebut tidak berubah menjadi pengglorifikasian kepergian Lula untuk kebutuhan promosi.

Lula Lahfah meninggal dunia pada 23 Januari 2026. Harusnya Horor kemudian menjadi karya terakhir yang meninggalkan jejak perannya di layar lebar.

Misi Mas agar Tidak Menjadi Hantu Penasaran

Film ini berkisah tentang Mas yang tiba-tiba menyadari dirinya berada di akhirat. Ia diberi tugas untuk menakuti manusia agar tidak menjadi hantu penasaran.

Di tengah misi itu, Mas bertemu seorang manusia yang membantunya menyelesaikan tugas. Hasil perjalanan tersebut akan menentukan apakah Mas dapat menghindari nasib menjadi hantu penasaran.

Dengan cerita tersebut, Harusnya Horor mempertemukan debut penyutradaraan Reza dengan penampilan terakhir Lula sebagai Gea. Film ini dijadwalkan hadir di bioskop pada 20 Agustus 2026.

Baca Juga