Daytrans mempertahankan merah pada armada Hiace, tetapi mengambil langkah berbeda untuk kendaraan listriknya. Farizon Supervan tampil dengan bodi putih sebagai penanda fase baru layanan shuttle yang sedang dibangun perusahaan.
Kontras warna tersebut dibuat agar peralihan dari armada konvensional ke armada ramah lingkungan mudah terlihat. Meski demikian, elemen merah tetap hadir sehingga identitas Daytrans tidak terputus dari tampilan sebelumnya.
Putih untuk Kendaraan Listrik
Farizon Supervan merupakan kendaraan niaga berbasis listrik yang digunakan oleh Daytrans dalam layanan baru. Kehadirannya memberi perusahaan kesempatan untuk membedakan karakter kendaraan listrik dari armada yang telah lebih dahulu beroperasi.
Warna putih dipilih sebagai dasar kendaraan, sementara merah berfungsi sebagai aksen. Aksen itu terlihat pada livery sisi bodi, bagian belakang, dan logo Daytrans yang berada di fasia depan.
Susunan warna tersebut menciptakan dua pesan sekaligus. Putih memperlihatkan identitas armada baru, sedangkan merah menjaga pengenalan merek di mata penumpang dan pengguna jalan.
| Armada | Peran | Tampilan Utama |
|---|---|---|
| Hiace Daytrans | Armada konvensional | Merah |
| Farizon Supervan | Armada listrik | Putih dengan aksen merah |
Penyesuaian Sejak Pembangunan Kendaraan
Direktur PT Daytrans Yosepha Melani Darmawan menjelaskan bahwa warna dasar putih bukan keputusan yang muncul belakangan. Penyesuaian telah dilakukan saat proses building kendaraan.
“Kami memang ingin tampil berbeda dari sebelumnya. Kalau yang armada Hiace kan ciri khasnya merah. Kami juga sudah melakukan penyesuaian saat building, dan memang warna dasar kendaraan ini putih,” ujar Yosepha.
Keterangan itu disampaikan Yosepha kepada Kompas.com di Lippo Mall Puri, Jakarta, Rabu (12/8/2026). Ia menyebut pembeda visual tersebut sengaja diterapkan untuk memisahkan kendaraan konvensional dan armada ramah lingkungan.
Pemisahan identitas ini penting bagi Daytrans ketika layanan shuttle listrik mulai diperkenalkan. Perusahaan tidak sekadar menambahkan jenis kendaraan baru, tetapi juga membangun penampilan yang dapat langsung dikenali.
Fleksibel untuk Livery Perusahaan
Putih disebut sebagai warna dasar yang umum digunakan pabrikan pada kendaraan niaga. Warna ini memberi fleksibilitas bagi perusahaan armada maupun logistik dalam memasang logo dan livery sesuai identitas masing-masing.
Daytrans memanfaatkan sifat tersebut dengan menjadikan merah sebagai elemen visual pendamping. Hasilnya, Farizon Supervan tidak kehilangan hubungan dengan warna korporat, tetapi tetap memiliki wajah yang berbeda.
Dalam konteks kendaraan listrik, putih juga kerap dimaknai sebagai simbol energi bersih. Makna ini selaras dengan posisi kendaraan yang bebas emisi dan diarahkan sebagai bagian dari transportasi ramah lingkungan.
Melalui kombinasi putih dan merah, Daytrans menandai modernisasi layanan angkutan umum yang dijalankannya. Ketika Farizon Supervan beroperasi di jalanan, tampilannya akan menjadi pembeda paling mudah terlihat dari armada Hiace merah.
Langkah tersebut juga mencerminkan upaya perusahaan mendukung transisi menuju ekosistem energi bersih di Indonesia. Identitas visual baru itu menjadi bagian dari cara Daytrans memperkenalkan layanan shuttle listrik dengan tetap membawa ciri mereknya.






