Ditebus 53 Juta Euro lalu Dibekukan, Darwin Nunez Bisa Tinggalkan Al Hilal

Darwin Nunez didatangkan Al Hilal dari Liverpool dengan nilai transfer 53 juta Euro pada musim panas 2025. Kini, penyerang berusia 27 tahun itu justru tidak lagi bermain sejak Februari karena tersingkir dari skuad.

Al Hilal dan kubu Nunez dilaporkan sedang membahas kemungkinan pemutusan kontrak. Perkembangan tersebut membuka kesempatan bagi Atlanta United untuk mengejar sang pemain tanpa biaya transfer.

Investasi Besar yang Berubah Arah

Posisi Nunez berubah setelah Al Hilal merekrut Karim Benzema. Kehadiran penyerang baru itu membuat klub perlu menata kembali daftar pemain asingnya.

Pembatasan kuota pemain asing kemudian membuat Nunez dibekukan dari skuad. Ia belum kembali tampil untuk Al Hilal sejak Februari.

Pemain atau KlubSituasiRincian
Darwin NunezDibekukan dari skuadBelum bermain sejak Februari
Al HilalMenyesuaikan kuota pemain asingKontrak Nunez hingga musim panas 2028
Atlanta UnitedMengamati situasiBerpeluang merekrut secara bebas transfer

Negosiasi Perpisahan Berlangsung

TalkSport, sebagaimana dikutip sport.detik.com, melaporkan bahwa kedua pihak memiliki keinginan untuk berpisah. Meski demikian, Nunez masih terikat kontrak dengan Al Hilal hingga musim panas 2028.

Pemutusan kontrak akan menjadi langkah yang menentukan bagi kelanjutan karier penyerang Uruguay itu. Selama pembicaraan belum menghasilkan kesepakatan, statusnya sebagai pemain Al Hilal tidak berubah.

Atlanta United menunggu kejelasan tersebut sebelum bergerak lebih jauh. Jika Nunez benar-benar dilepas, klub MLS itu dapat merekrut seorang pemain yang sebelumnya menjadi investasi besar Al Hilal tanpa membayar biaya transfer.

Minat Transfer yang Kembali Muncul

Nunez pernah memiliki peluang meninggalkan Al Hilal pada bursa transfer Januari 2026. Fenerbahce saat itu dikabarkan ingin membawanya, tetapi proses transfer tidak berujung pada kesepakatan.

Ketertarikan Atlanta United menghadirkan alternatif baru setelah rencana pindah sebelumnya gagal terwujud. Namun, peluang itu sepenuhnya bergantung pada hasil pembicaraan antara Nunez dan Al Hilal.

Bagi Nunez, perpisahan dengan Al Hilal dapat mengakhiri periode ketika ia tidak masuk dalam pilihan skuad. Bagi Atlanta United, kepastian status kontraknya menjadi syarat untuk mengubah pemantauan menjadi perekrutan nyata.

Baca Juga