Bukan Kembali ke Italia, Chiesa Mengejar Peran Baru Bersama Liverpool

Federico Chiesa memilih melanjutkan kariernya di Liverpool alih-alih kembali ke Liga Italia. Keputusan tersebut lahir dari keyakinan bahwa perubahan pelatih dapat memberinya kesempatan untuk memulai kembali persaingan di Anfield.

Ambisi Chiesa tidak berhenti pada tempat di skuad Liverpool. Ia juga ingin membangun performa yang cukup kuat agar kembali dipanggil timnas Italia, setelah terakhir kali masuk skuad Gli Azzurri pada Euro 2024.

Jalan ke Timnas Melalui Liverpool

Chiesa membutuhkan menit bermain yang lebih konsisten untuk mengejar target internasional itu. Perjuangan di klub menjadi sangat penting karena ia belum kembali memperoleh panggilan Italia sejak turnamen Eropa tersebut.

Italia sendiri tengah melalui proses penunjukan pelatih baru sebagai pengganti Gennaro Gattuso. Situasi itu membuat performa di level klub menjadi salah satu modal yang dapat memperkuat peluang Chiesa untuk kembali diperhitungkan.

Liverpool menjadi tempat yang ingin ia gunakan untuk membangun kembali posisi tersebut. Kepada The Athletic, Chiesa menyatakan, “Saat ini saya sangat bahagia di Liverpool. Saya mencintai klub ini, para penggemar, dan segalanya.”

Ia memandang pergantian musim sebagai ruang baru bagi semua pemain. Kehadiran Andoni Iraola di kursi pelatih memperkuat keyakinannya untuk tetap bersaing bersama The Reds.

Peluang dari Peran yang Berbeda

Iraola mulai menguji kemungkinan baru untuk Chiesa pada laga pramusim melawan Sunderland. Pemain yang lebih sering beroperasi sebagai winger itu dimainkan sebagai striker dalam pertandingan di Nashville, Amerika Serikat.

Chiesa kemudian mencetak gol saat Liverpool menang 4-2 pada Minggu pagi WIB. Gol tersebut memperlihatkan bahwa ia mampu memberi kontribusi dalam peran yang tidak biasa baginya.

“Pelatih memainkan saya sebagai striker hari ini. Sepanjang karier saya bermain sebagai winger, tetapi saya juga senang berperan di posisi striker,” kata Chiesa.

Menurut Medcom, pembicaraan awal Chiesa dan Iraola menitikberatkan pada pemahaman taktik serta penerapan pressing. Adaptasi terhadap dua aspek itu akan menentukan seberapa cepat ia dapat menyatu dengan gagasan pelatih baru.

Area PersainganPosisi Chiesa
Posisi utama selama karierWinger
Peran dalam uji coba SunderlandStriker
Hasil laga pramusimLiverpool menang 4-2
Kontribusi ChiesaMencetak gol

Catatan yang Ingin Diubah

Chiesa bergabung dengan Liverpool dari Juventus pada Agustus 2024 dengan nilai transfer 12,5 juta poundsterling. Namun, ia belum menjadi pilihan reguler setelah hanya sembilan kali tampil sebagai starter di seluruh kompetisi selama dua musim kepemimpinan Arne Slot.

Keterbatasan kesempatan itu sempat memicu spekulasi tentang kemungkinan ia meninggalkan Inggris. Chiesa justru mengambil sikap berbeda dengan bertahan untuk memanfaatkan masa transisi di dalam tim.

Fleksibilitas sebagai pemain sayap maupun penyerang tengah dapat menjadi keunggulan bagi Chiesa. Liverpool dapat memanfaatkannya ketika memerlukan variasi di lini serang atau pemain yang mampu memenuhi tuntutan pressing.

Chiesa menegaskan bahwa awal musim selalu membawa kesempatan baru. “Awal musim selalu menjadi awal yang baru. Saya akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kesempatan di bawah pelatih baru ini,” ujarnya.

Target Liverpool pada Musim Baru

Liverpool mengakhiri Premier League musim lalu di posisi kelima. Chiesa tetap yakin kualitas tim memungkinkan mereka kembali bersaing untuk gelar domestik dan melangkah jauh di Liga Champions.

Keyakinan tersebut menjadi alasan lain di balik keputusannya bertahan. Bagi Chiesa, pramusim bukan sekadar persiapan kompetisi, melainkan awal untuk mengejar peran lebih besar di Liverpool dan membuka lagi jalan menuju Italia.

Baca Juga