Lebih Pendek dari Atto 1, BYD Racco Justru Punya Torsi dan Wheelbase Lebih Besar

BYD Racco memiliki bodi lebih pendek 530 mm dan lebih sempit 245 mm dibandingkan BYD Atto 1. Namun, mobil listrik yang dibuat untuk pasar Jepang itu mempunyai wheelbase lebih panjang dan torsi motor lebih besar.

Kontras tersebut menunjukkan bahwa ukuran eksterior bukan satu-satunya penentu karakter sebuah mobil kota. Racco mengutamakan kabin tinggi, fleksibilitas ruang, serta kemudahan penggunaan di lingkungan perkotaan yang padat.

Angka Dimensi Menunjukkan Perbedaan Konsep

Atto 1 memiliki panjang 3.925 mm, sedangkan Racco hanya 3.395 mm. Lebar Racco juga 1.475 mm, lebih ringkas dari Atto 1 yang berukuran 1.720 mm.

Di sisi lain, tinggi Racco mencapai 1.800 mm dan wheelbase-nya 2.520 mm. Atto 1 memiliki tinggi 1.590 mm dengan wheelbase 2.500 mm.

AspekBYD Atto 1BYD Racco
Panjang3.925 mm3.395 mm
Lebar1.720 mm1.475 mm
Tinggi1.590 mm1.800 mm
Wheelbase2.500 mm2.520 mm
Penumpang5 orang4 orang

Racco memakai format super tall wagon empat penumpang yang dibuat untuk memenuhi regulasi kei car Jepang. Kelas kendaraan ini dikenal memberi keringanan pajak dan kemudahan parkir, sehingga pendekatan produknya berbeda dari Atto 1 yang dipasarkan secara global.

Motor Lebih Kecil dengan Torsi 160 Nm

Atto 1 dibekali motor permanent magnet synchronous bertenaga 55 kW atau 73,7 TK dengan torsi 135 Nm. Racco memiliki tenaga 47 kW atau 63 TK, tetapi menghasilkan torsi 160 Nm.

Racco varian 200 diklaim mampu menuntaskan akselerasi 0-50 km per jam dalam 4,2 detik. Varian 300 mencatatkan 4,4 detik, sedangkan Atto 1 membutuhkan 4,9 detik.

AspekBYD Atto 1BYD Racco
Tenaga55 kW / 73,7 TK47 kW / 63 TK
Torsi135 Nm160 Nm
Baterai30,08 kWh dan 38,88 kWh22,40 kWh dan 35,84 kWh
Jarak tempuh300 km dan 380 km NEDC210 km dan 320 km WLTC

Atto 1 menggunakan Blade Battery, sementara Racco memakai baterai lithium iron phosphate. Pengisian cepat DC Atto 1 mencapai 30 kW pada Dynamic dan 40 kW pada Premium, sedangkan Racco mendukung CHAdeMO hingga 35,8 kW atau 49,7 kW sesuai varian.

Kepraktisan Menjadi Andalan Racco

Racco dilengkapi pintu geser elektrik pada kedua sisi yang memberi keuntungan saat parkir berdempetan. Mobil ini juga memiliki 30 titik penyimpanan serta kursi belakang dengan pengaturan dive down dan tip up.

Fitur Vehicle to Home atau V2H memungkinkan Racco menyalurkan daya baterai ke rumah. Kedua model sama-sama menyediakan V2L untuk memasok listrik bagi perangkat eksternal.

Dari sisi keselamatan, ABS, ESC, hill start assist, kamera, dan radar parkir tersedia pada keduanya. Racco turut menyediakan adaptive cruise control serta pengenalan rambu lalu lintas di seluruh varian, dengan child presence detection pada varian menengah ke atas.

Atto 1 menawarkan layar sentuh 10,1 inci dengan Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel pada seluruh varian. Kunci digital NFC dan pengisian daya nirkabel tersedia pada varian Premium, sementara bagasinya dapat diperluas dari 230 liter menjadi 930 liter setelah kursi belakang dilipat.

Belum Ada Kepastian Masuk Indonesia

Racco dijual di Jepang dengan harga 2.140.000 yen hingga 2.497.000 yen. Atto 1 di Indonesia dipasarkan mulai Rp 199 juta on the road Jakarta hingga sekitar Rp 233-241 juta untuk Long Range Premium.

Menurut Luther T. Panjaitan, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia, Racco secara produk memungkinkan dibawa ke Indonesia karena dikembangkan BYD. Penilaian terhadap potensi pasar masih diperlukan karena kendaraan kei car belum memiliki kedekatan yang sama dengan konsumen Indonesia.

Apabila masuk ke Indonesia, kombinasi bodi ringkas, pintu geser elektrik, kabin tinggi, dan V2H dapat memberi Racco identitas tersendiri. Karakter itu membuatnya tidak sekadar menjadi Atto 1 dengan dimensi yang lebih kecil.

Baca Juga