iQOO Z11S akan membawa baterai 10.000mAh, kapasitas terbesar yang pernah digunakan iQOO pada sebuah ponsel. Kapasitas ini menjadi daya tarik utama perangkat yang diposisikan untuk penggunaan panjang tanpa sering mencari pengisi daya.
Perusahaan memperkirakan perangkat ini dapat melewati satu hari pemakaian pada beban normal. Namun, ketahanan nyata tetap dipengaruhi jaringan, aplikasi aktif, tingkat kecerahan layar, dan pengaturan perangkat.
Estimasi Ketahanan untuk Beragam Aktivitas
iQOO membagikan sejumlah perkiraan durasi pemakaian Z11S untuk beberapa skenario harian. Angka tersebut menunjukkan fokus perangkat ini tidak hanya pada kapasitas baterai, tetapi juga pada penggunaan komunikasi, hiburan, dan navigasi.
| Aktivitas | Estimasi Ketahanan |
|---|---|
| Navigasi berkelanjutan | Sekitar 17 jam |
| Panggilan suara WeChat | Sekitar 32 jam |
| Pemutaran video pendek | Sekitar 29 jam |
| Gim mobile populer | Sekitar 14,6 jam |
Dalam simulasi penggunaan intensif selama total 16 jam bergaya aktivitas pelajar, daya baterai dilaporkan masih tersisa 57%. Simulasi itu mencakup pesan, waktu siaga, musik pada siang hari, lalu gim, video, serta panggilan pada malam hari.
Baterai besar tersebut memakai desain sel tunggal yang dikembangkan bersama CATL. iQOO juga disebut menyiapkan dukungan pengisian daya 44W dengan protokol umum, meski rincian finalnya belum diumumkan.
Layar Tajam dengan Kecepatan 144Hz
Selain daya tahan, iQOO Z11S mengandalkan panel layar 2K dengan laju penyegaran 144Hz. Kombinasi ini mengarah pada ponsel kelas menengah yang mencoba menghadirkan tampilan tajam dan gerakan lebih mulus tanpa meninggalkan kebutuhan baterai besar.
Teaser resmi iQOO di Weibo menyebut layar perangkat memiliki tingkat kecerahan puncak 2.000 nit di seluruh area panel. Tingkat kecerahan tersebut ditujukan agar konten tetap lebih mudah dilihat saat ponsel dipakai di bawah cahaya terang.
Panel ini mendukung PWM dimming frekuensi tinggi 2.160Hz serta DC dimming pada tingkat kecerahan penuh. Kedua teknologi tersebut dirancang untuk membantu mengurangi kelelahan mata ketika pengguna membaca, menonton video, atau bermain gim dalam waktu lama.
Menurut materi promosi perusahaan, perangkat ini telah mengantongi sertifikasi SGS untuk kenyamanan mata. Sertifikasi itu mencakup pengujian cahaya biru rendah dan kedipan rendah pada layar.
iQOO turut menyebut adanya optimalisasi sentuhan untuk mengurangi motion blur dan meningkatkan respons saat bermain gim. Kehadiran layar 144Hz menjadi penting karena perangkat ini juga diperkirakan memakai chipset kelas menengah.
Petunjuk Chipset dan Kamera
Daftar Geekbench untuk model terkait dengan nomor V2603A mengarah pada chipset MediaTek Dimensity seri 7500. Perangkat yang muncul dalam daftar itu menjalankan Android 16 dan memiliki RAM setidaknya 12GB, seperti dilaporkan Gizmochina.
Meski demikian, iQOO belum mengonfirmasi konfigurasi chipset final maupun seluruh opsi memori untuk Z11S. Informasi benchmark tersebut masih menjadi petunjuk awal sebelum pengungkapan resmi perangkat.
Materi promosi yang beredar juga menunjukkan pilihan warna dan modul kamera belakang ganda. Salah satu laporan menyebut kamera utama 50MP, tetapi konfigurasi kamera lengkapnya belum diumumkan perusahaan.
iQOO menjadwalkan pengungkapan penuh Z11S pada 18 Agustus di China, bersamaan dengan seri Neo 11 Ultra yang diposisikan lebih tinggi. Acara itu diharapkan menjelaskan varian, kemampuan pengisian daya, serta bentuk bodi yang harus menampung baterai berkapasitas besar.






