Barcelona mengubah tujuan pramusim dari Maroko ke Swiss setelah laga melawan Ittihad Tanger batal digelar. Keputusan itu membuat klub kehilangan pendapatan sebesar 4,5 juta euro, setara sekitar Rp92,8 miliar berdasarkan informasi yang tersedia.
Di tengah kerugian tersebut, pertandingan pengganti melawan FC Basel memberi Hansi Flick kesempatan menguji komposisi baru. Barcelona akan bermain di St. Jakob-Park pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 16.30 waktu setempat.
Kesempatan Mengukur Pilihan Baru
Perubahan di lini depan menjadi salah satu fokus utama Barcelona dalam laga uji coba ini. Robert Lewandowski dan Ferran Torres telah resmi meninggalkan klub, sehingga pilihan pemain yang tersedia perlu segera diuji.
Anthony Gordon disiapkan menjalani debut dengan nomor punggung 17. Ia direncanakan mengisi lini serang bersama Karim Adeyemi dan Fermin Lopez.
Raphinha akan diplot sebagai penyerang tengah dalam susunan yang disiapkan Flick. Di lini belakang, Eric Garcia ditempatkan sebagai bek kanan untuk mengisi posisi yang mendapat perhatian dalam struktur tim.
Barcelona belum akan menurunkan seluruh pemain pentingnya sejak awal. Lamine Yamal, Dani Olmo, Jules Kounde, dan Pau Cubarsí memulai pertandingan dari bangku cadangan setelah kembali dari liburan pasca-Piala Dunia.
Pedri dan Gavi tidak masuk daftar skuad karena menjalani pemulihan kondisi. Frenkie de Jong juga masih menepi akibat cedera meniskus.
Krisis Ceuta Mengubah Rencana
Agenda di Maroko terganggu oleh krisis migrasi di kawasan perbatasan Ceuta. Situasi itu membuat Barcelona harus meninggalkan rencana pertandingan melawan Ittihad Tanger dan mencari lokasi pengganti.
Swiss kemudian dipilih sebagai tempat laga berikutnya, dengan Basel menjadi lawan Barcelona. Perpindahan ini membuat jadwal pramusim Barcelona tetap berlanjut menjelang musim 2026/2027.
| Agenda Barcelona | Tanggal | Lokasi |
|---|---|---|
| FC Basel vs Barcelona | 16 Agustus 2026 | St. Jakob-Park, Swiss |
| Barcelona vs Al Ahly | 19 Agustus 2026 | Stadion Spotify Camp Nou |
| Elche vs Barcelona | 23 Agustus 2026 | Markas Elche |
Pertemuan di Stadion Bersejarah
St. Jakob-Park memiliki arti tersendiri bagi Barcelona. Stadion itu pernah menjadi tempat Barcelona meraih Piala Winners Eropa pada 1979.
Wakil Presiden Barcelona Rafael Yuste turut menggunakan kunjungan ini untuk bertemu penya lokal. Ia juga mengadakan pertemuan dengan jajaran direksi Basel yang dipimpin David Degen.
Ivan Rakitic, yang pernah membela Basel dan Barcelona, menyambut pertandingan antara dua klub yang memiliki tempat dalam kariernya. Ia mengaku gembira laga persahabatan tersebut akhirnya dapat terlaksana.
“Saya sangat bangga dan bahagia laga persahabatan ini bisa terwujud. Sayangnya ini hanya laga persahabatan dan bukan final Liga Champions,” ujar Rakitic.
Rakitic menggambarkan Basel sebagai klub kesayangannya, sedangkan Barcelona merupakan bagian dari perjalanan profesionalnya. Ia juga menilai Lamine Yamal masih dapat berkembang lebih jauh dan menyebut pencapaiannya “hampir seperti di PlayStation”.
Basel Tetap Membagi Fokus
Basel tidak sepenuhnya dapat memusatkan perhatian pada duel melawan Barcelona karena harus bermain di Piala Swiss sehari sebelumnya. Pelatih Stephan Lichtsteiner menegaskan kompetisi tersebut tetap penting karena timnya mengejar gelar.
“Saya sangat menghormati kompetisi ini dan lawan kami, mereka memiliki kualitas dan akan bertarung dengan penuh semangat,” kata Lichtsteiner. Ia menilai laga melawan Barcelona dapat menjadi panggung berharga bagi pemain muda Basel.
Staf kepelatihan Basel berkomunikasi dengan departemen pemuda untuk mengatur beban pemain dalam dua pertandingan akhir pekan. Barcelona selanjutnya akan pulang ke Spanyol untuk menghadapi Al Ahly pada Trofeu Joan Gamper, sebelum bertandang ke markas Elche pada 23 Agustus 2026.






