Awal Daniele De Rossi sebagai pelatih Genoa langsung ditentukan oleh laga sistem gugur tanpa babak perpanjangan waktu. Rossoblu menghadapi Ascoli pada babak 32 besar Coppa Italia, dan hasil imbang setelah 90 menit akan membawa pertandingan ke adu penalti.
Tekanan tersebut hadir pada pertandingan resmi pertama setelah rangkaian pramusim yang belum sepenuhnya meyakinkan. Genoa dijadwalkan menjamu Ascoli di Stadion Luigi Ferraris, Genova, Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 18.30 waktu setempat.
De Rossi tidak ingin menjadikan pertandingan persahabatan sebagai dasar penilaian akhir terhadap skuadnya. Ia memilih menunggu duel kompetitif untuk melihat situasi tim dengan lebih jelas.
“Sinyal yang muncul pada periode ini berisiko tidak mencerminkan kondisi sebenarnya. Kita perlu menunggu pertandingan resmi pertama untuk memahami situasi yang sesungguhnya,” kata De Rossi.
Langkah Pertama yang Menentukan
Pemenang pertandingan ini akan melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar dan menghadapi Südtirol. Klub tersebut telah lolos setelah menyingkirkan Catanzaro melalui adu penalti.
Jalur kompetisi juga membuka kemungkinan pertemuan dengan Inter Milan di Stadion San Siro bagi tim yang mampu terus melaju. Karena itu, laga melawan Ascoli menjadi awal yang memiliki dampak langsung terhadap ambisi Genoa di kompetisi domestik.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Kompetisi | Babak 32 besar Coppa Italia |
| Laga | Genoa vs Ascoli |
| Lokasi | Stadion Luigi Ferraris, Genova |
| Jadwal | Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 18.30 waktu setempat |
| Siaran | Italia 1 dan Mediaset Infinity |
| Jika imbang | Adu penalti setelah 90 menit |
Genoa setidaknya memiliki modal catatan positif dalam laga Coppa Italia yang dimainkan pada Agustus. Dalam empat tahun terakhir, mereka mampu menyingkirkan Benevento, Modena, Reggiana, dan Vicenza.
Namun, rekor tersebut akan diuji oleh Ascoli yang datang dengan momentum berbeda. Klub itu baru promosi dari Serie C lewat play-off dan sebelumnya mengalahkan Potenza 3-1 di babak pertama.
Ascoli Siap Menantang di Genova
Tomei membawa 22 pemain untuk menghadapi Genoa. Pilihannya mencakup tiga penjaga gawang, enam bek, tujuh gelandang, dan enam pemain depan.
| Posisi | Pemain yang Dibawa |
|---|---|
| Penjaga gawang | Crespi, Dente, Vitale |
| Bek | Curado, Diamanti, Gattoni, Guiebre, Oliveri, Rizzo |
| Gelandang | Acampora, Corradini, Damiani, Lo Scalzo, Milanese, Perciun, Russo |
| Penyerang | Bolsius, Chakir, D’Uffizi, De Pieri, Gori, Silipo |
Skuad tersebut memberi Ascoli pilihan di seluruh lini untuk menjalani laga tandang yang menentukan. Kemenangan atas Potenza menjadi bekal penting bagi mereka sebelum mengunjungi markas klub Serie A.
Kebutuhan Genoa Masih Terbuka
Selain mengukur hasil pramusim, De Rossi masih menanti langkah Genoa pada bursa transfer. Ia berharap manajemen dapat mendatangkan setidaknya dua pemain baru berkualitas untuk lini serang.
Kondisi itu menambah konteks pada pertandingan pertama era pelatih baru. Genoa harus membuktikan kesiapan dengan skuad yang tersedia, sementara kebutuhan penguatan tim masih menjadi perhatian.
Wasit Perri dari Roma 1 ditunjuk memimpin laga ini. Lo Cicero dan Della Mea menjadi asisten, Massa bertugas sebagai wasit keempat, sedangkan Santoro dan Di Vuolo menangani VAR.
Bagi Genoa, kemenangan akan mengubah keraguan pramusim menjadi hasil nyata di kandang sendiri. Bagi Ascoli, keberhasilan melaju akan memperpanjang momentum setelah promosi dan kemenangan pada putaran sebelumnya.






