Toyota Avanza hingga Toyota Innova Reborn masuk dalam daftar 10 mobil yang disebut dapat terdampak pembatasan Pertalite. Dasar pembahasannya adalah kemungkinan penggunaan batas kapasitas mesin di atas 1.400 cc.
Daftar tersebut mencakup MPV dan SUV bermesin sekitar 1.500 cc yang cukup populer di Indonesia. Pemilik kendaraan perlu mencermati status kabar ini karena belum ada keputusan resmi dari pemerintah.
Kepastian Aturan Masih Dinantikan
Informasi yang beredar menyebut pembatasan Pertalite berpeluang diterapkan mulai Juni 2026. Pemerintah belum mengumumkan aturan final tentang kriteria kendaraan yang dapat membeli BBM subsidi.
Karena belum menjadi ketetapan, daftar model ini tidak dapat dipakai sebagai dasar bahwa pengisian Pertalite telah dilarang. Pemilik mobil juga tidak perlu mengambil keputusan berdasarkan unggahan media sosial yang belum dikonfirmasi.
10 Mobil yang Dikaitkan dengan Pembatasan
| No. | Model | Informasi Mesin dalam Kabar Beredar |
|---|---|---|
| 1 | Toyota Avanza 1.5 | 1.500 cc |
| 2 | Toyota Veloz | Di atas 1.400 cc |
| 3 | Mitsubishi Xpander | 1.500 cc |
| 4 | Mitsubishi Xpander Cross | 1.500 cc |
| 5 | Honda HR-V | Sejumlah varian di atas 1.400 cc |
| 6 | Toyota Innova Reborn | Kapasitas mesin besar |
| 7 | Hyundai Creta | Sekitar 1.500 cc |
| 8 | Honda BR-V | 1.500 cc |
| 9 | Suzuki XL7 | 1.500 cc |
| 10 | Suzuki Ertiga 1.5 | 1.500 cc |
Rincian Model dalam Daftar
1. Toyota Avanza 1.5
Toyota Avanza 1.5 menggunakan mesin 1.500 cc. Penggunaannya yang luas untuk keluarga, kegiatan harian, dan usaha membuat model ini menjadi salah satu yang paling disorot.
2. Toyota Veloz
Toyota Veloz disebut memiliki mesin di atas 1.400 cc. Mobil ini dikenal menawarkan tampilan yang lebih modern dan premium dibandingkan Avanza.
3. Mitsubishi Xpander
Mitsubishi Xpander memakai mesin 1.500 cc. Model ini dapat terdampak bila kubikasi mesin ditetapkan sebagai satu-satunya parameter pembatasan.
4. Mitsubishi Xpander Cross
Xpander Cross menggunakan mesin 1.500 cc. Kesamaan kapasitas dengan Xpander membuatnya ikut disebut dalam isu pembatasan tersebut.
5. Honda HR-V
Honda HR-V masuk daftar karena sejumlah variannya menggunakan mesin di atas 1.400 cc. SUV ini disebut berpotensi masuk kriteria pembatasan jika parameter yang dipakai hanya kapasitas mesin.
6. Toyota Innova Reborn
Toyota Innova Reborn menjadi salah satu model dengan kapasitas mesin besar yang disebut dalam kabar beredar. Pengguna dapat menghadapi pengeluaran lebih besar bila nantinya wajib beralih ke BBM nonsubsidi.
7. Hyundai Creta
Hyundai Creta memiliki kapasitas mesin sekitar 1.500 cc menurut informasi yang dibahas. SUV modern ini kemudian dikaitkan dengan kemungkinan pembatasan Pertalite.
8. Honda BR-V
Honda BR-V merupakan SUV keluarga tujuh penumpang yang memakai mesin 1.500 cc. Model ini disebut sebagai salah satu kendaraan yang berpotensi tidak lagi memakai Pertalite bila kebijakan diterapkan.
9. Suzuki XL7
Suzuki XL7 menggunakan mesin 1.500 cc dan dikenal relatif hemat bahan bakar. Namun, tingkat efisiensi tidak akan membedakan kendaraan apabila pembatasan hanya mengacu pada kubikasi mesin.
10. Suzuki Ertiga 1.5
Suzuki Ertiga 1.5 memakai mesin dengan kapasitas 1.500 cc. Model ini melengkapi daftar kendaraan yang dikaitkan dengan potensi perubahan akses BBM subsidi.
Kanal Resmi Menjadi Acuan
Jika pembatasan benar diterapkan, pemilik kendaraan dalam kategori terdampak kemungkinan perlu menggunakan Pertamax atau BBM nonsubsidi lain. Akan tetapi, kemungkinan itu masih menunggu aturan yang diumumkan secara resmi.
Informasi pembatasan BBM subsidi sebaiknya diperiksa melalui kanal Pertamina, BPH Migas, serta Kementerian ESDM. Sampai ada pengumuman resmi, belum ada kepastian bahwa Avanza, Innova Reborn, atau model lain dalam daftar tidak bisa mengisi Pertalite.






