AS Cari Pengatur Lalu Lintas Udara dari Gamer, Kekurangan Personel Capai 3.500

Amerika Serikat masih menghadapi kekurangan sekitar 3.000 hingga 3.500 pengatur lalu lintas udara atau ATC. Di tengah kesenjangan itu, Federal Aviation Administration (FAA) merekrut lebih dari 2.000 kandidat untuk mengikuti pelatihan, termasuk melalui pendekatan kepada komunitas gamer.

Langkah ini didorong kebutuhan mendesak di banyak fasilitas penerbangan yang belum memiliki jumlah petugas ideal. Sebagian besar fasilitas tersebut juga belum mencapai ambang 85 persen dari kebutuhan tenaga kerja.

Target Rekrutmen dan Kebutuhan Personel

Departemen Transportasi AS menyatakan perekrutan yang berjalan telah mencapai 94 persen dari target yang ditetapkan. Selain kandidat yang sudah direkrut, lebih dari 2.000 orang lainnya masih berada dalam proses seleksi.

IndikatorData
Kandidat direkrut untuk pelatihan ATCLebih dari 2.000 orang
Pencapaian target perekrutan94 persen
Kandidat masih diprosesLebih dari 2.000 orang
Kekurangan petugas ATCSekitar 3.000–3.500 orang
Target penambahan hingga 2028Sekitar 8.900 ATC

FAA menargetkan penambahan sekitar 8.900 petugas hingga 2028 untuk mempersempit kekurangan tersebut. Pencarian kandidat dari latar belakang yang lebih luas menjadi bagian dari strategi mempercepat pemenuhan tenaga kerja.

Mengapa Gamer Menjadi Sasaran

Rekrutmen ini tidak berarti FAA memilih pelamar hanya karena mereka bermain gim. Lembaga tersebut mencari kemampuan yang dinilai dapat terasah lewat aktivitas itu, seperti menjaga fokus dalam waktu lama, memproses banyak informasi, dan mengambil keputusan cepat.

Tugas pengatur lalu lintas udara menuntut petugas memantau pergerakan pesawat, menjaga komunikasi, serta merespons perubahan situasi dengan cepat. Sejumlah petugas ATC dalam evaluasi internal FAA juga menyebut pengalaman bermain gim membantu menghadapi tuntutan tersebut.

Menteri Transportasi AS Sean Duffy menilai pendekatan itu membuka akses terhadap kelompok pelamar baru yang memiliki keterampilan relevan. Dalam pernyataan yang dikutip CBS News, ia mengatakan, “Banyak hal yang mereka lakukan saat bermain game … sebenarnya mirip dengan apa yang mereka lakukan … ketika mengatur lalu lintas di udara.”

Kampanye rekrutmen ATC AS menggunakan bahasa yang dekat dengan calon pelamar muda, antara lain slogan “level up your career”. Pesan itu ditujukan untuk memperkenalkan jalur karier pengaturan lalu lintas udara kepada orang yang mungkin belum mempertimbangkan profesi tersebut.

Tekanan di Fasilitas Penerbangan

Tekno.kompas.com melaporkan jumlah petugas ATC di AS turun sekitar 6 persen dalam satu dekade terakhir. Pada periode yang sama, jumlah penerbangan justru meningkat sekitar 10 persen.

Kombinasi penurunan personel dan kenaikan lalu lintas penerbangan meningkatkan tekanan pada fasilitas pengaturan udara. Kesenjangan itu juga dipengaruhi gelombang pensiun serta tingginya tingkat keluar-masuk pegawai.

Gangguan pelatihan selama pandemi Covid-19 turut memperbesar persoalan karena rekrutmen dan pendidikan sempat berhenti selama berbulan-bulan. Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan petugas baru tidak bisa dipenuhi dengan pola pencarian kandidat lama saja.

Pelatihan Berbayar dan Prospek Pendapatan

Kandidat yang lolos seleksi akan menjalani pelatihan berbayar dan memperoleh tunjangan. Jalur ini menawarkan peluang pendapatan kompetitif bagi peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan khusus tersebut.

Petugas ATC berpengalaman disebut dapat memperoleh pendapatan lebih dari 155.000 dollar AS per tahun dalam beberapa tahun. Namun, penghasilan itu sejalan dengan tanggung jawab besar untuk menjaga kelancaran serta keselamatan lalu lintas penerbangan.

Pendekatan kepada komunitas gamer menjadi salah satu upaya FAA menemukan calon petugas dengan ketahanan fokus dan kesiapan mengambil keputusan dalam situasi bertekanan. Hasil rekrutmen dan pelatihan kandidat baru akan menentukan seberapa cepat kekurangan personel dapat ditekan menuju target 2028.

Baca Juga