Dari Antrean Imigrasi hingga Motor Sewaan, 5 Biker Harley Tetap Pulang Aman

Antrean panjang di imigrasi mengubah sebagian agenda touring lima biker perempuan Harley-Davidson di Malaysia. Meski demikian, perjalanan internasional perdana itu selesai tanpa kecelakaan pada 19 Juli 2026.

Rombongan tidak melanjutkan agenda menuju Genting Highlands setelah waktu perjalanan mundur. Sebagai gantinya, mereka melakukan perjalanan malam di Kuala Lumpur untuk mengenali motor Harley-Davidson sewaan yang digunakan.

Penyesuaian dengan kendaraan menjadi tantangan awal karena unit yang dipakai bukan motor harian para peserta. Model yang tersedia bagi rombongan meliputi Road Glide, Street Glide, Low Rider, dan Sportster.

KomponenDetail
Tanggal touring17–19 Juli 2026
PesertaMita, Ummi, Lala, Uny, dan Feby
Jenis kendaraanHarley-Davidson sewaan
Catatan akhirTanpa kecelakaan

Perjalanan Malam Menjadi Masa Adaptasi

Mita menyebut perjalanan kota pada malam hari memiliki fungsi penting sebelum rombongan menempuh rute yang lebih jauh. “Perjalanan kota malam itu penting buat kami. Selain menikmati Kuala Lumpur di malam hari, kami juga menyesuaikan diri dengan motor sewaan sebelum riding jarak jauh keesokan harinya,” ujarnya kepada otomotif.kompas.com.

Setelah tahap adaptasi tersebut, perjalanan dilanjutkan melalui jalur tol Malaysia menuju Tanjong Malim. Rombongan memperoleh dukungan dari Ladies of Harley Petaling Jaya sepanjang kegiatan berlangsung.

Komunitas lokal itu menyiapkan Road Captain, marshal, dan sweeper. Peran mereka mencakup pengaturan rombongan, kesiapan rute, dan pendampingan saat para peserta berkendara bersama.

Menurut Mita, keterlibatan komunitas pendamping membantu perjalanan tetap berjalan lancar. “Teman-teman Ladies of Harley Petaling Jaya luar biasa membantu kami. Mereka bukan hanya menyiapkan rute, tetapi juga mendampingi selama perjalanan sehingga touring perdana ini berjalan aman dan lancar,” kata Mita.

Target Thailand Tidak Diteruskan

Sebelum berangkat, rombongan sempat merencanakan rute hingga Betong, Thailand. Target itu dibatalkan dengan pertimbangan keselamatan karena pengalaman lintas negara menggunakan motor sewaan masih pertama kali dijalani.

Perjalanan kemudian difokuskan pada wilayah Malaysia yang mencakup Kuala Lumpur dan Tanjong Malim. Pembatasan rute ini memberi ruang bagi peserta untuk memahami kondisi kendaraan serta ritme perjalanan sebelum mencoba jarak yang lebih panjang.

Lima Peserta dan Dukungan HOG Indomobil

Peserta utama touring adalah Pramita Dina Kesuma atau Mita, Ummi, Lala, Uny, dan Feby. Mereka merupakan bagian dari Ladies of Harley HOG Indomobil.

Director HOG Indomobil Abraham Busro turut memberikan dukungan bersama sejumlah officer dan member HOG Indomobil. Kehadiran pengiring melengkapi pendampingan yang sudah disiapkan komunitas di Malaysia.

Gagasan perjalanan ini muncul saat penyusunan program kerja tahunan HOG Indomobil pada awal tahun. Mita mengusulkan agenda berkendara perempuan di Jakarta dan satu kegiatan touring internasional.

Malaysia akhirnya dipilih karena jaraknya relatif dekat serta memiliki jejaring Ladies of Harley. Setelah persetujuan diberikan, itinerary, anggaran, dan rute dipersiapkan bersama Ladies of Harley Petaling Jaya selama sekitar dua bulan.

Touring tersebut menjadi pengalaman awal bagi komunitas untuk merancang perjalanan lintas negara berikutnya. Catatan perjalanan tanpa kecelakaan menegaskan pentingnya kesiapan tim, disiplin, dan pengawalan rute dalam kegiatan berkendara bersama.

Baca Juga