Persebaya Surabaya harus menunggu hingga menit ke-79 untuk menundukkan Penang FC dalam laga uji coba internasional. Aksi akrobatik Walber Motta akhirnya membawa tim tuan rumah menang 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (15/8/2026) malam.
Pertandingan berlangsung alot karena kedua tim sama-sama gagal mengonversi peluang pada babak pertama. Persebaya baru mampu memanfaatkan perubahan ritme permainan setelah melakukan sejumlah pergantian pemain.
Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Persebaya berusaha menguasai jalannya laga sejak awal melalui pergerakan Malik Risaldi dan tekanan Yan Mabella. Namun, Penang FC menampilkan pertahanan rapat sehingga serangan tuan rumah sering berhenti sebelum memasuki situasi berbahaya.
Penang FC juga beberapa kali memberi tekanan balik kepada lini belakang Persebaya. Ancaman paling nyata datang pada menit ke-25, ketika Ernando Ari harus melakukan dua penyelamatan beruntun.
Ernando menjaga skor tetap imbang dengan menggagalkan peluang tim tamu tersebut. Keberhasilannya menjadi bagian penting bagi Persebaya sebelum tim menemukan momentum menyerang pada babak kedua.
Peluang lain untuk Persebaya muncul dari sepak pojok Diogo Ramalho pada menit ke-31. Rachmat Irianto menyambutnya dengan sundulan, tetapi pertahanan Penang FC masih mampu mengamankan bola.
| Menit | Pemain atau Tim | Peristiwa |
|---|---|---|
| 25 | Ernando Ari | Menggagalkan dua peluang beruntun Penang FC. |
| 34 | Persebaya | Memasukkan Catur Pamungkas, Toni Firmansyah, dan Ricky Pratama. |
| 79 | Walber Motta | Mencetak gol akrobatik setelah sepak pojok Francisco Rivera. |
| Akhir laga | Penang FC | Tembakan Mohammad Khairul Akmal melenceng dari sasaran. |
Pergantian Pemain Menambah Daya Serang
Bernardo Tavares melakukan rotasi pada menit ke-34 dengan menurunkan Catur Pamungkas, Toni Firmansyah, dan Ricky Pratama. Catur hampir membuka skor, tetapi sundulannya melambung tipis dari sisi gawang Muhammad Ramdhan Hamid.
Skor 0-0 tetap bertahan sampai turun minum karena kedua tim belum menemukan penyelesaian akhir yang efektif. Situasi itu mendorong Persebaya melakukan perombakan lebih besar selepas jeda.
Ramadhan Sananta, Francisco Rivera, Yuran Fernandes, dan Reza Arya kemudian masuk ke dalam susunan Persebaya. Kehadiran mereka membuat permainan Bajul Ijo lebih hidup serta memberi lebih banyak variasi dalam membangun serangan.
Rivera memiliki peran penting dalam perubahan tersebut. Selain mengalirkan serangan, ia menjadi pengirim bola dari sepak pojok yang kemudian menghasilkan gol kemenangan.
Gol Penentu Saat Laga Memasuki Akhir
Pada menit ke-79, Rivera mengirim bola sepak pojok ke kotak penalti Penang FC. Yuran Fernandes menyambut bola itu terlebih dahulu dan memantulkannya ke arah Walber Motta.
Walber kemudian menyelesaikan peluang dari jarak dekat dengan tembakan akrobatik. Gol tersebut membuat Persebaya unggul 1-0 dan mengubah arah pertandingan yang sebelumnya berjalan seimbang.
Persebaya tidak berhenti menyerang setelah memimpin. Miguel Pereira sempat melepaskan sepakan untuk menambah keunggulan, tetapi kiper Penang FC berhasil melakukan penyelamatan.
Penang FC mencoba membalas pada menit-menit akhir lewat Mohammad Khairul Akmal. Bola hasil tembakannya melenceng dari gawang, sehingga Persebaya menutup laga dengan kemenangan satu gol.
Hasil ini menunjukkan efektivitas Persebaya dalam memanfaatkan bola mati pada fase akhir pertandingan. Satu momen dari sepak pojok cukup untuk memisahkan kedua tim setelah laga berlangsung ketat sejak awal.






