7 Pilihan Warna Plafon Selain Putih, dari Nuansa Pesisir hingga Aksen Panel Hangat

Plafon berwarna dapat menghadirkan perubahan besar pada suasana rumah, mulai dari kesan pesisir yang sejuk hingga ruang gelap yang tetap nyaman. Pilihan ini juga dapat mempertegas panel plafon atau menciptakan ilusi bidang atas yang terasa lebih tinggi.

Putih tetap mudah dipadukan, tetapi bukan satu-satunya pilihan untuk interior. CNN Indonesia mencatat warna lembut maupun rona yang lebih dalam dapat digunakan sesuai cahaya alami, warna dinding, wallpaper, dan karakter arsitektur ruangan.

Warna plafonSuasana yang dibentukCatatan penggunaan
Warm beigeHangatDapat disamakan dengan dinding
Misty greenAlami dan tenangJuga cocok untuk lis
Pretty pinkEleganAmbil warna dari wallpaper
Haint blueRingan dan lapangMenciptakan kontras lembut
Moody blueGelap tetapi nyamanUntuk dinding warna permata
Soft blue-greenSejukIdeal pada ruang terang
Krem dan cokelatHangat berdimensiUntuk plafon berpanel

1. Warm beige

Warm beige cocok bagi penghuni yang ingin mengganti putih dengan warna netral yang tetap aman. Nada ini memberi rasa hangat dan nyaman tanpa menuntut perubahan besar pada unsur dekorasi lain.

Warna tersebut dapat diterapkan secara bersamaan pada dinding dan plafon. Michelle Woolley Sauter dari One Coast Design menilai cara itu membuat plafon tetap berkarakter, namun tampak lebih lembut dan lega.

2. Misty green

Misty green membawa kesan alami yang menyerupai suasana pegunungan. Penerapannya dapat meliputi plafon, dinding, maupun lis agar karakter warna hadir secara lebih menyeluruh.

Danielle Flax menyebut warna ini sanggup mengubah suasana ruangan secara drastis. Meski menghasilkan perubahan yang jelas, misty green tetap berada pada kelompok rona yang lembut.

3. Pretty pink

Merah muda lembut atau pretty pink dapat menjadi pilihan untuk ruangan dengan wallpaper. Warna plafon sebaiknya diambil dari salah satu rona yang telah ada dalam motif wallpaper tersebut.

Hubungan warna itu membantu interior tampak lebih terencana. Pretty pink memberi kesan hangat dan elegan, sekaligus dapat menjadikan ruang kecil terasa lebih istimewa.

4. Haint blue

Haint blue memiliki dasar biru muda dengan sentuhan hijau keabu-abuan. Warna ini dapat digunakan di ruang keluarga, ruang makan, foyer, serta kamar tidur tanpa menghadirkan aksen yang terlalu mencolok.

Monica Claerbout Guarnaschelli dari Indigo Mavens menyukai haint blue tradisional untuk plafon. Rona tersebut mampu menciptakan kontras yang lembut dan memberi ilusi ketinggian pada ruang.

5. Moody blue

Ketika dinding menggunakan warna gelap bernuansa permata, plafon putih dapat menciptakan kontras yang terlalu kuat. Plafon dengan warna sama atau sedikit lebih terang dapat menghasilkan tampilan yang lebih menyatu.

Moody blue menjadi opsi untuk menjaga karakter gelap ruangan tanpa menghilangkan rasa hangat. Warna ini membantu bidang plafon menyatu dengan suasana dinding yang lebih dalam.

6. Soft blue-green

Soft blue-green sesuai untuk ruangan yang memperoleh banyak cahaya alami. Biru kehijauan ini menciptakan kesan sejuk dengan nuansa pesisir yang tetap elegan.

Tracy Morris menilai perpaduan biru kehijauan dan sentuhan abu-abu dapat menghadirkan karakter pesisir santai tanpa terasa berlebihan. Penggunaannya juga membuat peralihan antara bagian dalam rumah dan area luar terasa lebih halus.

7. Kombinasi krem dan cokelat

Plafon berpanel memberi peluang menggunakan lebih dari satu warna. Krem dapat menjadi bidang utama, sedangkan cokelat memberikan penegasan pada struktur panel.

Kombinasi ini membangun dimensi visual yang menarik dan membuat sebagian bidang terlihat lebih tinggi. Kehangatan ruang tetap terjaga karena kedua warna berada dalam karakter yang saling melengkapi.

Warna plafon sebaiknya dipilih setelah mempertimbangkan kondisi cahaya, dinding, dan detail bangunan yang telah ada. Pendekatan tersebut membuat bidang plafon berperan aktif dalam membentuk karakter ruang secara menyeluruh.

Baca Juga