Keringanan pajak kendaraan pada 2026 tidak hanya berbentuk penghapusan denda. Sejumlah pemerintah provinsi juga memangkas pokok tunggakan, membebaskan BBNKB, atau memberi potongan bagi wajib pajak yang membayar tepat waktu.
Program dengan tenggat paling dekat berada di Bengkulu, Maluku, Lampung, Jakarta, dan Jawa Timur yang berakhir 31 Agustus 2026. Warga perlu mencermati syarat masing-masing karena mekanisme dan cakupan insentif tidak seragam.
| Provinsi | Periode | Insentif |
|---|---|---|
| Bengkulu | 1 Mei-31 Agustus | Bebas denda dan tunggakan |
| Maluku | 6 Juli-31 Agustus | Bebas denda PKB dan SWDKLLJ |
| Lampung | 2 Juni-31 Agustus | Penghapusan sebagian tunggakan dan denda |
| Jakarta | 1 Juni-31 Agustus | Bebas bunga keterlambatan |
| Jawa Timur | 1-31 Agustus | Bebas sanksi dan pajak progresif |
| DI Yogyakarta | 1 Agustus-30 September | Bebas denda PKB, BBNKB, SWDKLLJ |
| Kepulauan Riau | 10 Agustus-30 September | Diskon tunggakan dan bebas BBNKB |
| NTB | 15 Juni-30 September | Bebas denda dan tunggakan lama |
| Kalimantan Selatan | 31 Maret-30 September | Diskon PKB dan BBNKB |
| Papua Barat | 1 Juli-31 Oktober | Penghapusan dan pengurangan tunggakan |
| Jawa Tengah | 20 Februari-31 Desember | Diskon PKB 5 persen |
| Bali | Sejak 5 Januari | Diskon pokok PKB dan BBNKB |
| Sumatera Utara | Sejak 1 Juli | Diskon denda hingga 57 persen |
1. Bengkulu
Bengkulu membebaskan denda pajak kendaraan, tunggakan, dan kewajiban membayar satu tahun berjalan hingga 31 Agustus 2026. Gubernur Helmi Hasan menyebut program kembali dibuka karena banyak masyarakat menanyakan waktunya.
2. Maluku
Maluku memberikan bebas denda PKB dan SWDKLLJ tahun-tahun sebelumnya sampai 31 Agustus 2026. Keringanan ini berlaku bagi seluruh wajib pajak kendaraan bermotor di provinsi tersebut.
3. Lampung
Di Lampung, penunggak minimal satu tahun membayar pajak tahun berjalan dan 50 persen pokok tunggakan tahun pertama. Sisa tunggakan serta denda dihapus, dengan tambahan bebas pajak progresif dan diskon bagi wajib pajak taat.
4. Jakarta
Jakarta menghapus bunga keterlambatan PKB dan BBNKB secara otomatis melalui sistem Pajak Daerah. Fasilitas itu mengacu pada Keputusan Kepala Bapenda DKI Jakarta Nomor e-0018 Tahun 2026.
5. Jawa Timur
Jawa Timur membebaskan sanksi administratif PKB dan BBNKB serta pajak progresif sepanjang Agustus. Insentif tunggakan juga tersedia untuk buruh, kelompok P3KE atau DTSEN, pengemudi transportasi online, dan kendaraan roda tiga.
6. DI Yogyakarta
DI Yogyakarta menghapus denda PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ dari 1 Agustus sampai 30 September 2026. Program ini mencakup denda SWDKLLJ tahun-tahun sebelumnya.
7. Kepulauan Riau
Kepulauan Riau memberi bebas sanksi administrasi PKB 100 persen dan pengurangan pokok tunggakan 50 persen selain tahun berjalan. Program juga mencakup bebas BBNKB kendaraan bekas, penghapusan denda SWDKLLJ, serta diskon melalui SIGNAL, e-Samsat, atau loket Samsat.
8. NTB
NTB menghapus denda keterlambatan PKB dan tunggakan tahun 2020, 2019, 2018, serta tahun sebelumnya. Wajib pajak cukup melunasi pokok lima tahun terakhir dan pajak tahun berjalan sesuai Peraturan Gubernur NTB Nomor 6 Tahun 2026.
9. Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan memberikan diskon pokok PKB terutang 24 persen untuk kepemilikan motor pribadi. Pokok BBNKB memperoleh diskon 37,5 persen hingga 30 September 2026.
10. Papua Barat
Papua Barat menghapus pokok PKB dan denda untuk tunggakan tahun keenam ke atas. Daerah ini juga memberi potongan pokok PKB dan BBNKB masing-masing 10 persen serta insentif 12 persen bagi pembayar tepat waktu tanpa tunggakan.
11. Jawa Tengah
Jawa Tengah memberikan diskon PKB 5 persen sampai 31 Desember 2026 untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Denda disesuaikan dengan nilai pokok pajak setelah diskon diterapkan.
12. Bali
Bali menawarkan pengurangan pokok PKB 8 persen untuk kendaraan hingga 200 cc dan 9 persen untuk kendaraan di atas 200 cc. Wajib pajak tanpa tunggakan mendapat tambahan diskon 10 persen atau 5 persen sesuai kapasitas kendaraan.
13. Sumatera Utara
Sumatera Utara menjalankan diskon denda pajak kendaraan bermotor sejak 1 Juli 2026. Besaran potongannya dapat mencapai 57 persen.
Pembayaran sebaiknya didahului pemeriksaan syarat, jenis kendaraan yang tercakup, dan kanal layanan di daerah masing-masing. Informasi resmi dapat diperoleh melalui Samsat atau instansi pemerintah daerah terkait.






