Target 1 GW Zankore Mengubah Peta AI Asia Tenggara, Indosat Siapkan Tahap Awal 2027

Indosat Ooredoo Hutchison bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA menyiapkan Zankore, platform infrastruktur AI regional dengan target akhir kapasitas AI Factory hingga 1 gigawatt. Skala tersebut berpotensi menempatkan proyek ini di antara platform AI terbesar di kawasan Asia-Pasifik.

Tahap awal pengembangan menargetkan sekitar 200 megawatt kapasitas AI yang tersedia pada semester pertama 2027. Kapasitas awal itu akan ditopang sistem NVIDIA GB300 NVL72 sebagai landasan komputasi untuk pengembangan berikutnya.

Target 1 GW memperlihatkan bahwa kebutuhan AI tidak lagi hanya berkaitan dengan pengembangan model atau aplikasi. Infrastruktur pendukung seperti komputasi, jaringan, pasokan listrik, pendingin, dan pengelolaan operasional kini menjadi bagian penting dari penerapan AI dalam skala industri.

Efisiensi Daya Menjadi Faktor Penentu

Zankore akan memakai NVIDIA DSX sebagai arsitektur referensi, platform, dan ekosistem untuk merancang serta mengoperasikan AI Factory. Sistem ini menyatukan accelerated computing, jaringan, kelistrikan, pendingin, serta operasional dalam satu ekosistem terintegrasi.

Integrasi tersebut diarahkan agar pasokan daya listrik dapat diubah menjadi kemampuan komputasi AI secara lebih optimal. Platform ini juga direncanakan menggunakan NVIDIA DSX MaxLPS untuk mengatur pemakaian daya secara dinamis pada berbagai lapisan GPU.

Teknologi pengelolaan daya itu disebut berpotensi menaikkan kapasitas komputasi hingga 40 persen dengan konsumsi listrik yang sama. Jika target tersebut tercapai, efisiensi energi dapat memperluas kapasitas layanan tanpa harus meningkatkan penggunaan daya dalam proporsi setara.

Menurut jateng.akurat.co, Zankore dirancang untuk melayani penyedia layanan cloud, perusahaan, pemerintah, pengembang, dan inovator AI. Platform ini juga akan memadukan model AI Sahabat-AI, jaringan cerdas AI Grid, serta teknologi AI-RAN.

Pembagian Peran Empat Mitra

PerusahaanPeran dalam Pengembangan Zankore
Ooredoo GroupMenyediakan modal jangka panjang dan mendukung ekspansi regional.
Indosat Ooredoo HutchisonMembawa infrastruktur digital, kekuatan pasar, dan pengalaman adopsi AI di Indonesia.
NVIDIAMendukung komputasi terakselerasi, perangkat lunak AI, GPU generasi terbaru, dan ekosistem global.
NokiaMenyediakan teknologi jaringan berbasis AI untuk konektivitas yang aman dan berperforma tinggi.

President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menilai infrastruktur komputasi terintegrasi semakin dibutuhkan seiring AI diterapkan di berbagai sektor. Ia memandang Zankore sebagai salah satu fondasi untuk mempercepat pemanfaatan AI dalam skala besar.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menilai Indonesia berpeluang mengambil peran penting dalam ekosistem AI regional. Menurutnya, sumber daya dan talenta nasional dapat dipadukan dengan keahlian serta investasi global untuk membangun infrastruktur AI yang berdaulat.

Jaringan AI-Native untuk Kawasan

President dan CEO Nokia Justin Hotard menyatakan penerapan AI meningkatkan kebutuhan terhadap infrastruktur yang berdaulat, aman, skalabel, dan terpercaya. Infrastruktur tersebut memerlukan keterhubungan antara komputasi, konektivitas, dan pengelolaan sistem dari AI Factory, pusat data, hingga perangkat.

Nokia, Indosat, Ooredoo Group, dan NVIDIA berkomitmen membangun jaringan AI-native sebagai bagian dari fondasi infrastruktur AI generasi baru di Asia Tenggara. Senior Vice President of Telecom NVIDIA Ronnie Vasishta juga menilai AI Factory akan menjadi infrastruktur penting bagi negara dan industri pada masa depan.

Untuk menjalankan strategi bisnis Zankore, Vikram Sinha ditunjuk sebagai Director sekaligus Chairman of the Board. Posisi CEO dipegang Ulf Ewaldsson, dengan Aziz Aluthman Fakhroo, Thomas Chevanne, Vishal Gupta, dan Arijit Ranjan Sarker sebagai jajaran direksi lainnya.

Dalam transaksi tersebut, Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat, sementara Ooredoo Group menunjuk FTI Capital Advisors. Investasi jangka panjang ini diposisikan Ooredoo Group untuk menopang pertumbuhan ekosistem AI di Asia Tenggara.

Baca Juga