iQOO menempatkan kemampuan kamera sebagai salah satu daya tarik utama Neo 11 Ultra menjelang peluncurannya di China. Sampel resmi memperlihatkan detail yang masih terjaga pada pemotretan malam, sementara pembaruan Live Photo diarahkan untuk menghasilkan bingkai bergerak yang lebih stabil.
Ponsel ini memakai kamera utama Sony 50 MP yang telah dikonfirmasi iQOO. Sensor tersebut didukung optical image stabilisation atau OIS serta sistem ultra-stabilisation untuk membantu mengurangi guncangan saat memotret.
Hasil foto malam menjadi perhatian karena gambar masih menyimpan detail dalam pencahayaan rendah. Namun, penilaian suhu warna pada contoh tersebut terbatas karena pemotretan dilakukan di bawah lampu berwarna kuning.
Pada sampel potret, pemisahan antara subjek dan latar terlihat cukup bersih. Warna, tekstur, serta saturasinya juga tampak terkendali tanpa penajaman berlebih yang mencolok.
Live Photo Mendapat Pembaruan
Selain kualitas gambar utama, iQOO menyoroti peningkatan pada fitur Live Photo. Perusahaan menyebut fitur ini membawa kualitas gambar lebih tinggi dan stabilisasi yang lebih baik untuk setiap rangkaian foto bergerak.
Live Photo pada Neo 11 Ultra juga akan mendukung efek kecantikan dan filter. Contoh yang dibagikan memperlihatkan detail pada bingkai individual tetap cukup baik, bukan hanya pada foto utama.
iQOO turut menyebut teknologi bionic eye dan efek cahaya-bayangan native dalam pengolahan gambar perangkat ini. Kedua teknologi tersebut diposisikan untuk menjaga tampilan foto agar terlihat lebih natural pada kondisi pencahayaan yang berbeda.
Performa dan Layar yang Telah Diumumkan
Di luar kamera, iQOO telah mengonfirmasi pengembangan Neo 11 Ultra bersama MediaTek. Perangkat ini akan menggunakan Dimensity 9500M yang dibuat dengan proses 3 nm.
Neo 11 Ultra juga disebut sebagai ponsel pertama yang memakai panel berbahan luminesen Visionox F2. iQOO mengklaim panel tersebut mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 2.000 nits.
| Bagian | Informasi | Status |
|---|---|---|
| Kamera utama | Sony 50 MP, OIS, ultra-stabilisation | Dikonfirmasi iQOO |
| Prosesor | MediaTek Dimensity 9500M 3 nm | Dikonfirmasi iQOO |
| Layar | 6,83 inci 2K LTPS datar, 144 Hz | Bocoran |
| Baterai | 9.100 mAh, pengisian cepat 100 W | Bocoran |
Rincian yang Masih Berstatus Bocoran
Menurut bocoran Digital Chat Station yang dikutip Gadgets360, perangkat ini diperkirakan membawa layar LTPS datar 6,83 inci beresolusi 2K dengan refresh rate 144 Hz. Bocoran yang sama turut menyebut GPU 11-core, chip gaming Q2 milik iQOO, dan pengontrol layar sentuh Synaptics S3910V.
Kapasitas baterainya dilaporkan mencapai 9.100 mAh dengan dukungan pengisian cepat 100 W. Detail tersebut belum mendapat konfirmasi resmi dari iQOO, sehingga spesifikasi akhir masih perlu menunggu pengumuman produk.
Susunan kamera belakang disebut akan memadukan sensor utama 50 MP dengan kamera ultrawide 8 MP dalam modul horizontal. Kamera depan yang dikabarkan digunakan memiliki resolusi 16 MP untuk swafoto dan panggilan video.
Bocoran lain mencantumkan pemindai sidik jari ultrasonik 3D, bingkai logam, serta sertifikasi IP68 dan IP69. Perangkat ini juga dilaporkan memiliki ketebalan 8,6 mm dan bobot 225 gram.
iQOO menjadwalkan peluncuran Neo 11 Ultra di China pada 18 Agustus pukul 19.00 waktu setempat. Perusahaan telah membuka pemesanan awal melalui toko online Vivo di China.






