Perjalanan menuju TI15 di Shanghai sempat tidak berjalan mulus setelah badai Topan Dolphin mengganggu penerbangan ke kota tersebut. OG dan PARIVISION termasuk tim yang mengalami dampak penundaan sebelum akhirnya tiba untuk mengikuti kompetisi.
Gangguan perjalanan itu terjadi menjelang perebutan Aegis of Champions yang melibatkan 16 tim profesional Dota 2. Setelah seluruh peserta memasuki agenda turnamen, perhatian beralih pada persaingan ketat untuk mencapai Playoff.
Jalur Playoff Tidak Memberi Banyak Ruang
Fase grup TI15 memakai sistem Swiss dan berlangsung pada 13 hingga 16 Agustus 2026. Setiap tim harus mengejar hasil terbaik karena hanya tiga peserta yang dapat lolos langsung ke Playoff.
Tiket langsung diberikan kepada tim yang membukukan rekor 4-0 atau 4-1. Tiga tim dengan hasil terburuk justru harus meninggalkan turnamen pada fase grup.
Sepuluh tim di luar kelompok teratas dan terbawah belum langsung kehilangan peluang. Mereka akan melanjutkan perjuangan ke babak eliminasi demi lima tempat Playoff yang masih tersedia.
| Hasil di fase Swiss | Jumlah tim | Konsekuensi |
|---|---|---|
| Rekor 4-0 atau 4-1 | 3 tim | Lolos langsung ke Playoff |
| Posisi menengah | 10 tim | Masuk babak eliminasi |
| Hasil terburuk | 3 tim | Langsung tersingkir |
Struktur ini membuat fase grup tidak dapat diperlakukan sebagai tahap pemanasan. Satu hasil buruk dapat menggeser tim dari jalur aman menuju pertandingan eliminasi yang lebih berisiko.
Falcons Menghadapi Barisan Pesaing Berprestasi
Team Falcons datang sebagai juara bertahan dari TI14 dan membawa beban mempertahankan gelar. Namun, persaingan tahun ini juga diisi tim-tim yang telah mengantongi prestasi penting.
PARIVISION tiba setelah menjuarai Esports World Cup 2026. Tim itu mendapat tambahan pengalaman melalui arahan Puppey, pelatih legendaris dalam skena kompetitif Dota 2.
Team Yandex membawa dua gelar, yaitu PGL Wallachia Season 7 dan BLAST Slam VII. BetBoom Team turut diperhitungkan dalam persaingan antartim unggulan di Shanghai.
| Tim | Pencapaian atau status |
|---|---|
| Team Falcons | Juara bertahan TI14 |
| PARIVISION | Juara Esports World Cup 2026, dilatih Puppey |
| Team Yandex | Juara PGL Wallachia Season 7 dan BLAST Slam VII |
Hadiah Tetap Menjadi Taruhan Besar
Total hadiah Dota 2 TI15 telah mencapai USD 2,87 juta dan nilainya masih berpeluang bertambah hingga kompetisi selesai pada 23 Agustus 2026. Dana dasar Valve menyumbang USD 1,6 juta, sementara 30 persen penjualan paket pendukung tim di dalam game menambah total hadiah.
Jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan hadiah TI10 pada 2021 yang mencapai USD 40 juta. Ketika itu, Battle Pass menjadi pendorong utama lonjakan nilai hadiah turnamen.
Perubahan sistem pendanaan membuat hadiah The International tidak lagi tumbuh seperti edisi-edisi sebelumnya. Namun, gelar juara dunia dan Aegis of Champions tetap menjadikan TI15 sebagai panggung paling penting bagi para pesertanya.
Kompetisi di Shanghai berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Ketatnya format Swiss akan menentukan tim mana yang mampu segera mengamankan tempat di Playoff dan tim mana yang harus bertahan melalui babak eliminasi.






